Vittinghus Anggap Kocak Kejadian Axelsen Terpeleset Dan Memarahi Umpire

FFSPORTZ.COM – Ada cerita menggelitik publik bulutangkis dunia yang cukup menyita perhatian. Pebukutangkis kondang asal Denmark, Viktor Axelsen, ditertawakan oleh rekan setimnya, Hans-Kristian Vittinghus. Viktor Axelsen terpeleset dan marah – marah kepada Umpire pada laga final Spain Masters 2020 melawan Thailand. Meskipun begitu, dalam Perhelatan bulutangkis Super 300 Spain Masters 2020  kemarin Viktor Axelsen berhasil keluar menjadi juara setelah mengalahkan Kunlavut Vitidsarn.

Axelsen terpeleset dan memarahi wasit (Umpire) pertandingan

Pada gelaran Spain Masters 2020 kali ini, Denmark patut berbangga. Wakil mereka di nomor tunggal putra, Axelsen berhasil memenangkan plaga final tersebut dengan skor 21-16 dan 21-13. Axelsen pun berhak gelar juara dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 12.750 USD atau sekitar Rp. 177 juta serta dapat poin tambahan sebesar 7000. Selain kemenangan yang mengagumkan dari Axelsen, ternyata ada cerita lucu yang tidak boleh dilewatkan dari putra Denmark tersebut. Pebulutangkis putra berusia 26 tahun tersebut terpeleset saat di Final dan marah – marah kepada Umpire.

Rekan pebulutangkis Denmark yaitu Vittinghus menanggapi video yang berisi axelsen terpeleset dan memarahi umpire saat pertandingan game ke-2 dimana skor masih 10-8 dengan keunggulan Axelsen. Pada laga Final antara Axelsen kontra  Kunlavut , Axelsen ingin segera meraih kesuksesan dari laganya itu, namun justru dirinya terpeleset. Setelah, terpeleset, Axelsen terlihat marah dan meneriaki umpire dengan menunjukkan gestur tangan bahwa lantainya telah basah dan kenapa tidak ada yang bertindak untuk mengelapnya.

Axelsen tidak marah dengan ledekan rekanya Vittinghus

Kejadian itu membuat rekannya, Vittinghus menanggapi secara lucu dengan mengunggah empat emoji tertawa sembari menangis, satu emoji pukulan dan satu emoji tepuk tangan. Meskipun melihat rekannya terpeleset dan mendapat kerugian berupa poin tambahan untuk kubu lawan, tapi axelsen tidak akan tersinggung. Kejadian terpeleset tersebut merupakan kejadian ketujuh Axelsen selama turnamen dan cukup sudah, Begitulah respon Axelsen kepada rekannya vittinghus yang malah diledek sekalian.

Terlepas dari kejadian kocak di saat pertandingan final Axelsen dan Kunlavut dengan reaksi Vittinghus, tim Indonesia mampu mengirimkan wakilnya untuk menyabet juara ganda putri Greysia Polii/Apriyani. Greysia/Apriyani mampu mengalahkan ganda Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva di final dengan skor akhir . 18-21, 22-20, dan 21-17.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here