Rencana Hadirkan Penonton di Italian Open Ditolak Pemerintah
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMItalian Open – Pada akhir Mei lalu, presiden federasi tenis Italia, Angelo Binaghi menyatakan dirinya merasa yakin turnamen ATP dan WTA, Italian Open bisa digelar pada September mendatang. Binaghi bahkan juga menyatakan bahwa dia akan segera bertemu dengan menteri olahraga Italia, Vincenzo Spadafora untuk mendiskusikan cara agar pihak pemerintah bisa mengizinkan publik atau penonton untuk menyaksikan jalannya turnamen. Sebagai informasi saja, Italian Open musim ini seharusnya dijadwalkan di Foro Italico, Roma pada 11 Mei lalu. Namun, terpaksa harus dibatalkan karena pandemi virus Covid-19 yang melanda Italia dan dunia belum usai. Namun, baru – baru ini dikabarkan bahwa ajang tenis di Negeri Pizza tersebut harus digelar tanpa penonton. Hal ini berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh komite pemerintah.

Technical Scientific Committee tolak rencana Italian Open hadirkan penonton

Menurut laporan dari surat kabar La Repubblica, Technical Scientific Committee (CTS) telah menolak rencana dari pihak penyelenggara Italian Open untuk menghadirkan penonton di turnamen tersebut pada musim ini. CTS menyatakan bahwa resiko saat ini yang ditimbulkan Covid-19 di Italia terlalu tinggi jika mengizinkan 17.000 orang hadir di arena pertandingan. Sebab mereka akan hadir untuk menyaksikan turnamen tenis setiap harinya. Menurut CTS, proposal terkait area sebesar itu dengan menggunakan aturan social distancing atau menjaga jarak  tidak akan cukup efektif untuk mencegah potensi penyebaran virus di daerah tersebut.

Pihak CTS sudah menganalisa proposal federasi tenis dan mempertimbangkan untuk menghadirkan penonton tidak bisa diterima. Meskipun sudah direncanakan, namun tempat duduk para penonton di lapangan utama hanya dipisahkan sepanjang 43 cm. Lantas, CTS beranggapan bahwa menjaga jarak adalah hal yang mustahil di ajang olahraga cukup besar. Berbeda dengan apa yang bisa terjadi di bioskop atau teater. Meskipun demikian, keputusan dari CTS secara resmi belum dikomentari oleh Federazione Italiana Tennis (FIT) atau Federasi tenis Italia.

Turnamen tenis Italian Open alami sedikit kemunduran

Meskipun telah mengalami sedikit kemunduran, pihak penyelenggara Italian Open masih memiliki peluang bahwa para penonton bisa diizinkan untuk hadir menyaksikan turnamen. Lalu, Gazzetta Dello Sport menyatakan bahwa keputusan tersebut belum keputusan final, meski turnamen tersebut tampaknya lebih banyak berpeluang untuk digelar tanpa penonton. Pihak penyelenggara hingga kini masih berupaya mencari solusi terbaik.

Italian Open diperhitungkan sebagai salah satu turnamen tenis clay-court paling bergengsi sebelum French Open. Turnamen tersebut dikategorikan sebagai turnamen Masters 1000 dan turnamen WTA level Premier 5. Italian Open musim ini dijadwalkan akan digelar pada 20-27 September mundur dari jadwal semua kurang lebih empat bulan. Sebagai informasi saja, juara bertahan Italian Open, Rafael Nadal untuk juara bertahan untuk ATP sementara untuk WTA, juara bertahannya adalah Karolina Pliskova. Kemudian, untuk turnamen tenis profesional akan kembali digelar setelah sempat terhenti sekitar lima bulan akibat pandemi virus corona. Turnamen tenis WTA Palermo Open di Italia pada 3-9 Agustus 2020 besuk menjadi pembuka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here