Klub Paris Saint-Germain Donasikan 100 Juta Euro Demi Lawan Corona
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMSepakbola Eropa – Di daratan Eropa masih direpotkan dengan perlawanan terhadap virus corona. Jika dikaitkan dengan kompetisi sepak bola, tak sedikit negara yang memiliki liga top dunia yang terdampak corona dan bahkan mereka masuk kedalam lima tertinggi kasus corona di Eropa. Sebut saja Liga Serie A Italia, LaLiga Spanyol, Ligue Perancis, Liga Inggris dan Bundesliga. Belum lagi, desakan pihak UEFA untuk menyelesaikan liga agar jatah slot kompetisi Eropa ditentukan seperti biasanya. Namun jika hal itu tidak bisa dilakukan, maka UEFA meminta Federasi klub – klub Eropa untuk menunjuk klub mana saja yang pantas melenggang di Liga Champions atau Liga Europa. Seandainya tidak bisa selesai terkendala waktu yang mepet, maka UEFA meminta agar musim 2019/2020 digelar dengan format yang berbeda.

UEFA tawarkan solusi kepada Liga Domestik

Diketahui bahwa Komite Eksekutif (Exco) UEFA mengadakan rapat melalui teleconference pada Kamis, 23 April 2020 kemarin. Pihak UEFA menawarkan solusi penentuan juara kompetisi domestik jika dihentikan total. Selain itu, UEFA juga menentukan klub yang lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Menurut laporan dari laman resmi UEFA, jika kompetisi domestik dihentikan secara prematur, maka Penyelenggara liga harus menetukan juara dan klub mana yang lolos ke kompetisi Eropa yaitu Liga Champions atau Liga Europa musim depan.

Dalam menentukan juara dan klub mana yang lolos ke Kompetisi Eropa, UEFA secara tegas memberi patokan yaitu kepatutan atau prestasi klub secara sportif. Hal ini berarti bahwa poin per pertandingan hingga sebelum ditangguhkan bisa menjadi acuan.  Opsi lainnya yaitu format play-off seperti yang dilakukan di liga Belgia. Namun, opsi ditentang terutam Liverpool yang sudah pasti menjadi juara. Tentu, menjadi kekhawatiran jika kalah di paly- off dan gagal tampil di Liga Champions musim depan.

UEFA membolehkan Federasi Negara hentikan kompetisi tapi dengan syarat

Dengan keadaan yang semakin sulit karena imbas dari Covid-19 ini, berujung pada Liga yang tak mungkin untuk dilanjutkan. Akan tetapi, UEFA memiliki opsi lain jika liga tak mungkin dilanjutkan, mereka meminta Federasi dari liga yang bersangkutan untuk memilih klub yang berhak berlaga di kompetisi Eropa.  Secara jelasnya untuk jaga – jaga, UEFA memberikan kebebasan kepada Federasi tiap negara yang berada di bawah naungan mereka untuk menentukan jatah Liga Champions dan Liga Europa 2020/2021 jika liga tak bisa dilanjutkan akibat virus corona.  Dan yang terpenting yaitu dalam penentuannya mesti objektif, transparan dan tidak diskriminatif.

Dalam pengambilan keputusan tersebut, pihak Federasi harus mendahulukan aspek prestasi klub di musim ini, kemudian juga  tetap harus memperhatikan pencapaian klub dalam sudut pandang olahraga atau Sporting Merit. Klub yang sudah di pilih oleh pihak Federasi masing – masing negara nantinya tidak langsung dipastikan mendapat tiket ke kompetisi Eropa. Cara termudah untuk menentukan jatah ke Liga Champions atau Liga Europa melalui peringkat ketika liga dihentikan. Cara ini dinilai mudah diterapkan oleh sebagian besar Federasi dan penyelenggara liga di Eropa dalam situasi normal. UEFA tetap akan melakuakan evaluasi dan berhak menolak klub mana saja yang diajukan tersebut. Sebagai tambahan, UEFA mengizinkan Federasi dan penyelenggara liga untuk menghentikan musim 2019/2020 jika memiliki alasan, yaitu pertama pemerintah setempat melarang musim 2019/2020 dan setelah peraturan dicabut dan waktunya sudah tidak mencukupi. Alasan kedua yaitu jika ada masalah ekonomi besar yang membuat klub dan liga dihantam krisis finansial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here