UEFA membantah Laga Atalanta Vs Valencia Sebagai Sumber Utama Covid-19 Di Italia

FFSPORTZ.COM – Jika melihat penyebaran wabah virus covid-19 atau virus corona di daratan eropa, Negara Italia adalah negara dimana dengan jumlah korban paling banyak. Berdasarkan informasi dari Tribun News, per 31 Maret 2020 kemarin kasus positif virus corona yang ada di negara asal pizza tersebut telah tembus angka 100 ribu lebih. Sedangkan untuk korban meninggal dunia ada lebih dari 11 ribu orang. Sedangkan dari pihak pemerintah Italia telah mengkonfirmasi bahwa ada 800 an kasus kematian dalam periode 24 jam. Jika mengingat awal mula kasus virus corona di Italia banyak yang mempercayai dan menuding bahwa penyebab mewabahnya virus mematikan tersebut karena gelaran sepak bola antara Atalanta vs Valencia. Hal ini di dukung dari pernyataan Wali Kota Bergamo yang mengatakan kalau  laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa adalah penyebab utama virus corona di wilayahnya dan menyebar ke seluruh Italia dan Eropa.

Pihak UEFA membantah pernyataan leg pertama sebagai penyebab wabah corona

Setelah banyak tudingan muncul yang ditujukan kepada badan sepak bola Eropa (UEFA), sang presiden membela keputusan pihaknya yang tetap menggelar laga Atalanta kontra Valencia pada 19 Februari lalu. Alexander Ceferin membantah segala kritik dan pernyataan bahwa leg pertama sebagai penyebab wabah corona dialamatkan kepada UEFA. Mereka dianggap telah gagal menjamin keamanan para Supporter  dan pihak – pihak yang terlibat di dalamnya. Laga 16 besar Liga Champions tersebut di gelar di San Siro, Milan tercatat sebagai laga terbesar dalam sejarah Atalanta. Ada sepertiga populasi Bergamo yang berbondong – bondong ke kota Milan untuk menyaksikan laga tersebut.

Ceferin mengatakan bahwa dalam laga Atalanta vs Valencia tersebut tidak ada yang tahu akan menjadi pusat epidemi. Pihaknya sudah mengikuti saran dari otoritas sepanjang waktu dan juga tidak bisa melakukan apa pun. Ceferin dan pihaknya terus membela dengan mengatakan bahwa pihaknya hanya bisa menyelenggarakan, siapalah mereka untuk bisa menentukan tak digelarnya laga. Dalam leg pertama antara Atalanta versus Valencia tersebut dimenangkan oleh Atalanta dengan skor 4-1.

UEFA masih membantah tudingan penyebab penyebaran Corona di Italia

Selanjutnya, pada 10 Maret lalu dimana situasi di Eropa mulai mengkhawatirkan, pihak UEFA memutuskan untuk menggelar laga leg kedua di Mestalla tanpa dihadiri penonton. Menurut laporan dari Cadena Ser pada minggu 22 Maret 2020 lalu, laga Liga Champions yang digelar di Milan tersebut menjadi sumber penyebaran virus corona secara masal di wilayah Lombardy utara, Spanyol. Sebelumnya juga ada sebuah pernyataan dari pihak Valencia pada 16 Maret telah mengkonfirmasi bahwa 35 persen punggawa mereka telah dinyatakan positif corona setelah bermain pada 19 Februari kemarin.

Meskipun begitu, lagi – lagi pihak UEFA masih membantah tudingan laga mereka yang menyebabkan penyebaran corona di Italia. UEFA bersikukuh membela keputusan mereka. Melalui Ceferin, UEFA mengatakan bahwa keputusan tidak bisa diambil dalam sehari, sebab ada kontrak dan kesepakatan. Menurutnya, kala itu pertandingan masih digelar di seluruh penjuru Eropa, perbatasan masih dibuka ketika laga berlangsung. Sedangkan untuk penonton dan Fans yang berkumpul di luar stadion adalah tanggung jawab dari otoritas Spanyol. Setelah sepekan dari laga leg kedua dengan dimenangkan Atalanta 4-3 atas Valencia tersebut, UEFA memutuskan untuk menunda semua kompetisi Eropa sampai waktu yang belum ditentukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here