Lee Yong Dae

FFSPORTZ.COMLee Yong Dae – Semua orang di seluruh dunia memiliki harapan bahwa  pandemi virus corona ini segera akan berakhir. Begitu juga dengan salah satu legenda bulu tangkis asal Korea Selatan, Lee Yong-dae. Pria kelahiran  Hwasun, Jeolla Selatan pada 11 September 1988  itu berharap dengan adanya turnamen internal dapat mengurangi tekanan dan mengatasi kesulitan saat ini akibat mewabahnya Covid-19. Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa seiring dengan mewabahnya virus corona saat ini, turnamen bulu tangkis setelah All England 2020 sejak pada Maret lalu telah ditangguhkan.

Federasi Bulu Tangkis Korea Selatan adakan turnamen internal

Selama masa pendemi corona, manta pemain Timnas Korea Selatan, Lee Yong-dae hanya bisa tinggal di rumah. Hal ini sesuai dengan anjuran Pemerintah untuk pencegahan penularan virus dan mempertahankan kebugaran dirinya melalui beberapa pelatihan fisik. Di sisi lain, demi untuk memungkinkan para atlet bulu tangkis mendapatkan kembali rasa bermain, Federasi Badminton Korea Selatan mengadakan turnamen internal tim. Turnamen tersebut diikuti baik atlet bulu tangkis nasional maupun profesional.

Diharapkan bahwa dengan adanya turnamen itu, selain untuk mendapatkan rasa kompetisi juga mampu memberikan rasa senang pada pemain dan memberikan tontonan bagi para penggemar olahraga tepok bulu itu. Pada babak final turnamen itu, Lee Yong-dae/Kim Gi Jun mampu mengalahkan Cui Suigui/Liu Yanxing melalui pertarungan rubber game dengan skor 2-1. Usai laga, Lee Yong-dae mengatakan bahwa dia tidak pernah mencoba karirnya dalam waktu yang lama tanpa kompetisi.

Lee Yong-dae berharap pandemi corona segera berakhir dan kompetisi berlanjut

Sebagai seorang atlet, Lee Yong-dae  sudah sangat lama tidak turun dalam kompetisi bulu tangkis. Sebelumnya, pria tampan itu harus beristirahat selama sekitar 3 bulan karena cedera, namun saat ini fisiknya tidak memungkinkan untuk berpartisipasi dalam kompetisi. sehingga situasinya semakin sulit, namun demi menyuguhkan tontonan bagi para penggemar, para pemain Korea Selatan mencoba yang terbaik.

Karena masih diselimuti pandemi covid-19, Lee Yong-dae  berharap bahwa keadaan sulit seperti ini akan segera berakhir dan semua bisa melewati masa krisis ini. Selain ganda putra, ada bintang yang sedang naik daun dalam pertandingan internal putra. Heo Kwang  Hee mampu mengalahkan perlawanan pemain veteran, Son Wan Ho dengan straight game 21-9 dan 21- 15. Sementara untuk ganda putri, pasangan Kim So Yeong/Koong Hee Yong harus berjuang keras untuk mengalahkan pasangan Baek Ha Na/kim Hye Rin dengan tiga game 21-15, 18-21 dan 21-14. Berbicara soal prestasi dan gelar Lee Yong-dae, pria 31 tahun itu menorehkan catatn yang luar biasa. Selain torehan mengagumkan pada turnamen dari BWF, Lee Yong-dae sempat menyabet emas dinomor ganda campuran di Olimpiade Beijing 2008, medali perunggu di sektor ganda putra pada Olimpiade London. Kemudian, pria 180 cm itu meraih emas disektor ganda campuran pada Asian Games 2014 Incheon juga. Pasangan ganda campurannya adalah Lee Hyo-jung (sejak tahun 2007), sedangkan di ganda putra, dia dipasangkan dengan Jung Jae-Sung (sejak tahun 2006), dan Yoo Yeon-seong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here