Esport
jupiterlotto

ffsportz.com – Tak disangka di balik ketenangan dan tidak banyak bicara, Putra dari Presiden Jokowi Widodo, Gibran Rakabuming Raka diam – diam gila Eport. Putra Presiden jokowidodo tersebut menyelenggarakan kompetisi Esport yang bertajuk Eport Free Fire Piala Mas Gibran yang diselenggarakan selama dua hari, Sbatu – Minggu pada tanggal 28 – 29 desember 2019 kemarin. Kejuaraan yang bertempat di Diamond Solo Convention Center memperebutkan satu unit Mobil Daihatsu Ayla sebagai hadiah utama. 

Manager garena Indonesia Wijaya Nugroho mengatakan dari 228 tim dengan 1.600 peserta hanya 12 tim yang berhasil masuk menuju Grand Final. Dalam pertandingan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, Tim EVOS asal bekasi, Jawa barat keluar sebagai juara dengan  menyisihkan 227 tim.

Esport Indonesia

“Tim EVOS keluar sebagai juara setelah memperoleh poin sebanyak 1820 dalam empat game yang diadakan. Sebenarnya kemenangan tim ini bukan lagi kejutan. Hal ini karena pernah juara Internasional Turnamen free Fire World Cup 2019 yang di gelar di Bangkok, Thailand pada bulan April lalu,” tutur Nugroho.

Sedangkan di posisi kedua diraih tim Star8 Esport asal Jakarta dengan 1.190 poin dan posisi ketiga ditempati Tim Rosugo Academy asal Solo, jawa Tengah dengan memperoleh 945 poin.

Sedangkan di posisi dua ada tim Star8 Esport asal Jakarta dengan 1.190 poin mendapatkan uang tunai Rp. 20 juta dan posisi ketiga ditempati tim Rosugo Academy asal Solo, Jawa Tengah dengan perolehan 945 poin mendapatkan uang tunai Rp. 10 juta.

“Tim rosugo ini meski berada di urutan ketiga, namun mereka menjadi kuda hitam dalam kompetisi ini. Karena sebagai tim local mereka bisa mengalahkan tim- tim berpengalaman dari luar kota Solo. Tim tuan rumah sendiri sebenarnya ada tiga yang berpartisipasi dalam turnamen ini, tapi hanya satu yang lolos di tiga besar,” ujarnya.

Mas Gibran mengaku puas dengan kompetisi game Esport yang kedua ini. Meski Solo baru kali ini menjadi tuan rumah tim local mampu meraih posisi juara ketiga.

“Ini membuktikan bahwa Solo juga punya talenta muda yang potensial Esport Free fire yang siap bersaing dengan tim-tim berpengalaman. Saya masih meyakini masih ada tim Esport free Fire yang belum unjuk gigi maka dari itu, tahun depan kita adakan lagi,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here