Ana Brnabic and Djokovic
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMNovak Djokovic – Gelaran tenis ekshibisi Adria Tour 2020 yang diorganisir oleh Djokovic telah dihentikan. Hal ini sebagai buntut sejumlah petenis yang menjadi peserta bahkan Djokovic sendiri telah positif Covid-19. Djokovic selaku penggagas turnamen menerima banyak kritikan tajam setelah mengorganisir Adria Tour dengan menyepelekan protokol kesehatan. Sejumlah pihak menyalahkan Djokovic karena terlalu melonggarkan peraturan di Adria Tour misalnya masalah Social Distancing atau jaga jarak. Sebagai contoh saja, saat Adria Tour Belgrade, Serbia, Novak Djokovic Foundation selaku penyelenggara membuka pintu untuk penonton dan mengundang anak – anak untuk kegiatan main bersama sebelum turnamen utama.

Perdana menteri Serbia siap bela Djokovic

Turnamen Adria Tour 2020 diputuskan digelar karena memang sudah mendapatkan izin dari pemerintah. Menurut Djokovic, situasi di Serbia terkait pandemi Covid-19 sudah cukup aman sehingga kegiatan di luar ruangan diperbolehkan. Ketika Adria Tour sudah mulai berjalan, tepatnya di Kroasia, muncul kasus corona pertama yang menginfeksi petenis Bulgaria, Grigor Dimitrov. Kemudian disusul sejumlah petenis peserta Adria Tour lainnya juga terinfeksi setelah melakoni turnamen tersebut.

Akan tetapi, Perdana Menteri Serbia, Ana Brnabic buka suara dan bahkan siap membela salah satu atlet besar dari Serbia itu. Menurut penuturan Brnabic, Djokovic telah melakukan semuanya dengan niat yang mulia. Djokovic telah mendapat kepercayaan dari pemerintah, akan tetapi banyak orang telah menyalahkan atlet kenamaan dari negaranya itu. Dari sini sudah terlihat bahwa sang perdana menteri memberikan pembelaan pada Djokovic.

Djokovic tuai banyak kritikan tajam soal Adria Tour

Ketika berbicara kepada PinkTV, Ana Brnabic diketahui telah mengeluarkan sejumlah komentar. Hal itu tentu menjadi sebuah dukungan besar bagi Djokovic. Menurut sang Perdana Menteri, Djokovic telah mencoba untuk melakukan hal yang baik untuk semua wilayah. Dia mengesampingkan politik serta membantu para petenis muda yang masih minim pengalaman, sambil menggalang dana demi tujuan kemanusiaan. Diketahui bahwa memang pada awalnya Adria Tour diselenggarakan karena memiliki tujuan yang mulia namun berubah menjadi pusat penyebaran Covid-19.

Secara tegas Brnabic mengatakan bahwa kesalahan ada ditangannya, bukan pada Djokovic. Dia meminta untuk tidak membawa nama Djokovic pada keadaan ini. Secara pribadi Ana Brnabic akan mencoba melakukan sesuatu. Dia mengatakan kalau lebih baik dikritik dari pada hanya duduk dirumah, menyaksikan semuanya dari jauh dan tidak melakukan apa – apa. Setelah Djokovic positif Covid-19, ternyata sang pelatih, Goran Ivanisevic juga positif. Pada turnamen kemarin memang diketahui bahwa para pemain memeluk satu dengan yang lain, berjabat tangan bahkan melakukan pesta. Itulah yang menjadi penyebab Djokovic tuai banyak kritikan tajam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here