Tidak Ada Peraih Titel Juara Dalam Proliga 2020 Sebab Turnamen Dihentikan
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Memang benar bahwa babak final four pertama dan kedua serta Grand final Proliga 2020 akan dipindahkan ke Padepokan Voli Jendral Polisi Kunarto Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  Namun setelah keluarnya surat resmi dari pihak pemerintah, akhirnya panitia pelaksana voli Proliga 2020 memutuskan untuk meniadakan seluruh pertandingan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona yang semakin mengganas di Tanah Air.  Keputusan untuk meniadakan turnamen sisa Proliga 2020 tersebut sudah disampaikan oleh Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty kepada tim – tim yang sudah memastikan lolos ke final four, baik secara lisan maupun secara tertulis yaitu surat.

Isi surat yang ditujukan kepada tim final four Proliga 2020

Diketahui ada total 8 tim proliga 2020 baik putra dan putri yang berhasil lolos ke final fou. Untuk tim voli putra yaitu Jakarta BNI 46, Jakarta Pertamina energy, Surabaya Bhayangkara Samator dan Palembang Bank SumselBabel. Sementara untuk tim voli putri ada Jakarta Pertamina Energi, Bandung bjb Tandamata, Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Jakarta BNI 46. Para tim yang lolos ke final four tersebut, sudah diberitahu melalui surat oleh pihak Proliga bahwa Final four dan Grand final Proliga 2020 telah resmi ditiadakan. Penghentian atau peniadaan turnamen tersebut sudah mendapat anjuran dari pihak Federasi Bolavoli Internasional (FIVB), dan juga tidak adanya surat ijin dari pihak terkait.

Untuk isi surat pihak Proliga kepada para tim voli telah diketahui ada tiga hal penting yang disampaikan. Pertama, pemberitahuan resmi yang disampaikan Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Nasional Bencana (BNPB) yang memperpanjang masa darurat virus corona hingga 29 Mei 2020. Kedua adalah Surat dari FIVB selaku organisasi tertinggi bola Voli Dunia yang memutuskan menghentikan pertandingan voli karena wabah corona secara Global. Dan ketiga adalah tidak ada ijin untuk menyelenggarakan turnamen voli.

Diputuskan tidak ada juara untuk Proliga 2020

Dengan diputuskannya tidak digelar babak final four dan Grand Final dalam kondisi “Force Majeure” ini, maka dipastikan jika kompetisi voli Proliga 2020 resmi berakhir. Jika sebelumnya ada rumor bahwa seandainya turnamen dihentikan, maka juara Proliga 2020 adalah tim yang mencapai posisi teratas klasemen. Dengan keputusan yang sudah ditentukan yaitu mengakhiri turnamen, sehingga turnamen Proliga ini tidak memiliki juara ditiap sektornya. Akan tetapi peringkat tim diambil dari pertandingan fase regular yaitu Putaran pertama dan kedua.

Adapun hasilnya dari sektor voli putra yaitu Jakarta BNI 46 dengan torehan 25 poin. Kemudian dibawahnya ada Jakarta Pertamina Energi dengan 20 poin, lalu juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator dengan 19 poin, lanjut dengan tim Palembang Bank SumselBabel dengan 15 poin, kemudian ada tim Jakarta Garuda dengan 6 poin dan posisi dasar ada tim Lamongan Sadang MHS dengan torehan 5 poin.

Sementara untuk sektor putri, posisi teratas di tempati tim Jakarta Pertamina Energi dengan 20 poin,  dilanjutkan dengan tim yang sempat memenangkan putaran kedua yaitu Bandung bjb Tandamata dengan menorehkan 18 poin, kemudian Jakarta PGN Popsivo polwan dengan 12 poin, lalu ada Jakarta BNI 46 dengan 8 poin dan Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim dengan 2 poin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here