Loris Karius Final Liga Champions
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMLoris Karius – Liga Champions 2019-2020 masih dalam masa penangguhan yang diakibatkan oleh pandemic Corona yang dialami dunia dan Eropa pada khususnya. Melangkah mundur jauh ke Final Liga Champions 2017-2018. Kiper Liverpool yang dipinjamkan ke Besiktas saat ini yaitu Loris Karius, akhirnya buka suara terkait dengan  teror usai blunder atau kesalahan besar di final Liga Champions tersebut. Menurut kabarnya, Karius telah mendapat ancaman pembunuhan.

Karius dianggap jadi penyebab kekalahan Liverpool

Jika anda masih teringat dengan laga Liga champions pada 2017-2018 lalu, tentu masih hangat atas kekalahan klub raksasa Liga Inggris Liverpool. Liverpool yang kala itu bertemu dengan Real Madrid mengalami kekalahan dengan skor 1-3. Pada laga seru yang mempertemukan wakil Inggris dan wakil Spanyol itu sang kiper, Karius telah membuat dua kesalahan besar yang berakibat gawang yang dijaganya di bobol dengan mudah oleh skuat El Real.

Kesalahan terbesar pertama yang dilakukan karius adalah saat dirinya melakukan unmpan lempar yang berhasil dipotong oleh karim Benzema sehingga bola berhasil dilesatkan ke gawangnya. Kemudian kesalahan fatal yang kedua, yaitu dirinya tidak dengan baik menepis sepakan jarak jauh Gareth Bale. Usai laga itu, banyak kecaman yang membanjiri Media Sosial. Ia mengungkapkan kalau dirinya mendapat banyak terror yang sangat mengerikan bahkan adanya ancaman pembunuhan Kipper asal Jerman tersebut.

Akun anonim meneror skuat Liverpool usai laga Final Liga Champions

Ada beberapa ancaman yang dihantarkan ke Karius, akan tetapi dia tidak menganggapnya serius. Mulai dari ejekan yang berbau rasialisme hingga samapi ancaman pembunuhan berseliweran di akun media sosial mantan kiper klub Mainz itu. dengan mengulanginya, Karius tidak menganggap pusing hal itu sebab yang menghinanya adalah akun anonim. Menurutnya, hal ini dikatakan teror sebab mereka yang menuliskan ancaman tidak menampilkan wajah di foto profilnya. Karius tidak sendirian, ada sejumlah pemain Liverpool juga menerima terror yang menyudutkan mereka di internet. Hal itu cukup mengganggu dan sempat membuatnya sulit tidur selama dua hari.

Meski tidak terlalu menganggapnya, akan tetapi ini adalah hal gila sebab harus berususan dengan orang – orang yang anonym yang mengina orang lain, mendeskriminasikan bahkan berbuat rasialis. Karius dengan tegas mengatakan bahwa teror kepadanya sudah sangat keterlaluan. Hal ini sudah melewati batas kesabaran manusia. Dirinya menilai yang seharusnya layak menghinanya saat itu adalah fan di stadion dan bukan akun – akun anonim. Sebab para fans di stadion bayar tiket masuk dan dia mengakui kalau para fan berhak untuk tidak puas. Dan pesepakbola profesional harus mampu menghadapinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here