Tai Tzu Ying Raih Kemenangan Di All England 2020 Dengan Taktik Rahasia
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Gagal meraih juara di All England tahun lalu nampaknya membuat pebulutangkis Tai Tzu-ying menjadikannya sebuah pelajaran. Seperti yang banyak diketahui bahwa tai Tzu-Ying merupakan juara tunggal putri di All England 2020 kali ini. Pebulutangkis 25 tahun itu berhasil juara setelah mengalahkan wakil Tiongkok Chen Yu Fei  dengan dua set langsung yaitu 21-19, 21-15. Pada laga final All England 2020 yang digelar di Arena Birmingham minggu kemarin, Tai Tzu Ying menampilkan pertandingan yang impresif. Dengan kemenangan di All England kemarin, membuat Tai Tzu Ying berhasil revans atas kekalahan yang dia derita dari Chen Yu Fei dimana adalah pebulutangkis ranking satu dunia di gelaran yang sama tahun lalu.

Rahasia dibalik kemenangan Tai Tzu Ying raih juara All England

Tai Tzu Ying mengatakan bahwa bisa menjadi juara pada turnamen di kejuaraan level 1000 tersebut merupakan hal yang sangat menggembirakan. Terlebih lagi, pebulutangkis yang sempat dinobatkan sebagai ratu bulutangkis tersebut selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya dalam melawan Chen Yu Fei. Menurut pengakuan pebulutangkis yang lahir di Kaohsiung, Taiwan pada 20 Juni 1994 tersebut bermain dengan sabar menjadi kunci dalam mengalahkan Chen yang bermain konsisten dan memiliki pergerakan yang baik sejak awal pertandingan.

Selain itu, Tai Tzu Ying juga menambahkan bahwa dirinya juga mengakui bahwa ketika banyak yang melihat gaya permainannya, dirinya tengah berada dalam tekanan. Kemudian di kesempatan yang sama, Tai Tzu Ying juga mengungkapkan satu hal yang membuat dirinya untuk segera menuntaskan permainan terutama saat memasuki gim kedua. Satu hal tersebut yaitu pengumuman dari BWF dimana menyebutkan akan menangguhkan semua turnamen dibawah naungannya beberapa hari sebelum laga finalnya. Setelah All England open 2020  selesai, tidak ada turnamen lagi. Hal ini dilakukan untuk langkah antisipasi wabah virus corona yang semakin meluas.

Prestasi dan gelar juara yang diraih Tai Tzu Ying di kancah bulutangkis dunia

Sebelumya pada 2010, Tai Tzu Ying  merupakan finalis pada Singapura terbuka. Kemudian pada tahun 2011 lalu, Tai Tzu ying telah memenangkan gelar kompetisi nasional Taiwan di saat usianya masih 16 tahun 6 bulan. Dirinya tercatat sebagai pebulutangkis termuda dalam sejarah bulutangkis Taiwan. Tai memenangkan gelar Internasional pertamannya dalam AS Terbuka pada tahun 2011 pada usia 17 tahun. selanjutnya pada tahun 2012, Dia meraih gelar super series pertamanya di Jepang terbuka dan membuat sejarah memenangkan gelar Super Series. Di tahun yang sama juga, dia memenangkan Taiwan terbuka dengan mengalahkan Lindaseni Fanetri.

Tai Tzu Ying memenangkan Superseries Final BWF Super Series Masters 2014 di Dubai dengan menduduki podium utama ditunggal putri bulutangkis, tidak hanya itu Tai mewakili Taiwan di gelaran Asian Games 2014 dan memenangkan medali pertama bagi Tionghoa Taipei berupa medali Perunggu. Kemudian juga memenangkan Hongkong Terbuka juga dengan mengalahkan Nozomi Okuhara dengan dua set langsung. Dan meraih gelar Superseries Premier di Indonesia Terbuka pada tahun 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here