Svitolina

FFSPORTZ.COM – Menjelang olimpiade Tokyo 2020, petenis Ukraina Elina Svitolina masih belum menemukan permainan terbaiknya. Untuk kedua kalinya dari empat turnamen turnamen WTA Dubai, petenis cantik itu sudah tersingkir pada babak pertama . Dia harus tersingkir saat meladeni petenis asal Amerika Jenifer Brady dengan skor 2-6, 1-6 selasa kemarin. Svitolina telah banyak melakukan kesalaha, lima diantaranya adalah “Double Fault”.

Petenis Svitolina alami banyak penurunan performa di awal tahun 2020

Pada awal tahun 2020 ini Svitolina tercatat telah mengalami penurunan performa. Berbeda dengan sebelumnya, petenis peringkat enam dunia tersebut telah menjuarai WTA Dubai 2017 dan 2018  serta pencapaian terbaiknya di tahun 2019.  Sebut saja pada gelaran tenis WTA Brisbane sebagai pemanasan Grand Slam Australia terbuka, dia kalah dengan Petenis USA, Danielle Collins. Kemudian di dua turnamen lain, Svitolina hanya sampai di babak ketiga Australia Terbuka serta di perempat final  padaWTA Hua Hin (Thailand).

Jika melihat penampilannya pada tahun 2019 lalu, sangat berbeda cukup jauh. Pada perempat final Australia terbuka dan semifinal WTA Dubai. Kemudian, dia juga menampilkan penampilan yang apik di gelaran tenis Grand Slam Wimbledon berhasil hingga semifinal serta pada USA Terbuka. Hasil di tahun ini, ternyata bertolak belakang dengan target yang Svitolina kemukakan  sebelum bertanding. Dia sempat mengatakan kalau ritme permainannya kembali membaik. Namun dirinya akan tetap berusaha semaksimal mungkin pada gelaran tenis selanjutnya.

Keinginan raih emas Svitolina pada debut Olimpiade Tokyo

Svitolina sangat berambisi untuk menyumbang emas negaranya pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020 nanti. Maka dari itu dia sangat ingin untuk segera kembali ke permainan terbaiknya. Pada gelaran cabang olahraga terbesar sejagad yang akan berlangsung pada tanggal 24 Juli hingga Agustus 2020 itu, merupakan debut olimpiade di cabang tenis Svitolina. Petenis cantik itu ingin tampil bagus di Tokyo dan meraih emas untuk Ukraina. Tidak hanya itu dia juga ingin menjuarai Grand Slam di kejuaraan tenis lainnya.

Svitolina tidak sendiri, petenis lain juga hampir mengalami nasib yang sama diantaranya Belinda Bencic asal Swiss dan petenis senior Kim Clijsters asal Belgia. Bencic kalah dari Petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova dengan skor  6-1, 1-6, 1-6.  Sementara Clijsters harus kalah dengan petenis asal Spanyol, Garbine Muguruza dengan skor  2-6, 6-7 (6-8).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here