Stan Wawrinka

FFSPORTZ.COMStan Wawrinka – Pada saat masa penangguhan turnamen tenis, Stan Wawrinka  menikmati liburan yang panjang untuk pertama kali dalam kariernya. Petenis yang tercatat mengoleksi tiga gelar Grand Slam itu memiliki kegiatan positif bersama keluarga yaitu menghabiskan waktu bersama anak perempuannya dan membantunya mengerjakan pekerjaan sekolah. Tak lupa dengan profesinya sebagai atlet, Stan Wawrinka masih tetap berlatih demi mempertahankan dirinya tetap prima ketika turnamen kembali dilanjutkan. Kemudian, jika melihat jadwalnya, turnamen tenis pertama yang akan digelar di masa pandemi ini yaitu US Open 2020. Namun beberapa petenis dunia berikan pendapatnya pada turnamen yang akan digelar pada bulan Agustus tersebut tak terkecuali dengan Stan Wawrinka.

Stan Wawrinka mengaku Skeptis dengan US Open 2020

Sebelumnya, diketahui bahwa petenis asal Austria, Dominic Thiem mengungkapkan keraguannya untuk turun di turnamen US Open 2020. Sekarang giliran Stan Wawrinka dengan kabar keraguannya terhadap salah satu ajang Grand Slam tersebut. Petenis berkebangsaan Swiss tersebut mengungkapkan kekhawatirannya pada US Open 2020 kali ini. Mengenai turnamen yang akan segera dilanjutkan pada 31 Agustus – 13 September 2020 itu, Wawrinka memiliki pikiran sendiri. Mengingat kondisi di New York saat ini dimana merupakan tuan rumah turnamen memiliki angka kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi, sehingga membuat Wawrinka bersikap skeptis.

Kemudian, petenis yang lahir di Lausanne, Swiss pada 28 Maret 1985 itu berkata pada L’Illustre bahwa dirinya memilih program latihan menurut tanggal terbaru. Tidak ada satu pun yang pasti mengenai apa yang terjadi di Amerika Serikat. Negeri Adidaya itu masih di tengah – tengah krisis Covid-19  dimana masih berpengaruh terhadap situasi disana selanjutnya. Selain itu, US Open akan digelar tanpa penonton dan aturan yang sangat ketat akan diterapkan. Perlu dicatat, di New York akan digelar dua turnamen tenis yaitu Cincinnati dan US Open, kemudian semua petenis ditempatkan dalam satu hotel namun sebagai atlet semua harusnya sudah terbiasa untuk beradaptasi.

Wawrinka sebut petenis harus bisa beradaptasi di semua kondisi

Para atlet tenis belum melakoni pertandingan resmi sejak Februari lalu. Sehingga, hal paling menyulitkan yang mungkin mereka hadapi adalah beradaptasi dengan turnamen lagi setelah mereka alami jeda yang cukup lama. Namun, pria keturunan Polandia itu menyebut petenis yang berpengalaman harus bisa beradaptasi di semua kondisi di sepanjang karier mereka. Adaptasi adalah bagian dari kehidupan seorang atlet profesional. Seperti pada turnamen biasa, setiap pekanya petenis mengalami perubahan kota, permukaan lapangan, turnamen, waktu dan kondisi bermain.

Sedikit informasi saja, peringkat tertinggi yang pernah diraih pemilik nama asli Stanislas Wawrinka itu adalah menempati posisi ke-3 dunia pada 27 Januari 2014. Secara jelasnya, peringkat itu didapat petenis 35 tahun tersebut ketika mampu mengalahkan Novak Djokovic pada babak perempat final. Kemudian mengalahkan Tomas Berdych pada babak semifinal dan di partai puncak, dia menumbangkan  Rafael Nadal. Permukaan tanah liat adalah lapangan favoritnya, sementara untuk servis favoritnya adalah backhand. Dia mulai dikenal setelah memenangkan medali emas olimpiade 2008 saat berpasangan dengan Roger Federer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here