Simona Halep
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMSimona Halep – Banyak atlit tenis dunia yang sangat kecewa setelah diumumkannya gelaran tenis bergengsi  Wimbledon ditunda. Para petenis dari seluruh dunia menantikan gelaran tersebut untuk unjuk gigi serta membuktikan diri sebagai juara. Namun ambisi dan cita – cita tersebut hanya menjadi angan – angan, sebab wabah corona yang semakin mengganas. Tidak hanya Wimbledon yang menjadi korban keganasan covid-19, melainkan banyak turnamen tenis dunia dari ATP hingga WTA juga dilakukan pembatalan. Seiring belum jelasnya kapan wabah itu akan berhenti, Simona Halep mengaku pesimis atas rangkaian turnamen tenis pada 2020 akan dilanjutkan.

Simona Halep khawatir situasi buruk hingga bergantinya tahun

Sudah bukan rahasia lagi kalau Federasi Tenis Dunia (ITF) telah menunda seluruh turnamen, hingga setidaknya pada 13 Juli mendatang. Sejumlah gelaran tenis  grand slam seperti Prancis Terbuka (Roland Garros) dan Wimbledon juga dipastikan tak bisa digelar sesuai jadwal. Petenis putri asal Rumania itu ternyata khawatir kalau situasi buruk hingga bergantinya tahun. namun, dia yakin bahwa krisis ini bisa dilewati, selama anjuran social distancing yang di terapkan di seluruh dunia.

Simona Halep mengaku telah membayangkan skenario terburuk yaitu seluruh turnamen tahun ini akan dibatalkan. Petenis yang kini berusia 28 tahun tersebut merasa sedikit aneh sebab tidak pernah melakoni libur yang panjang. Padahal, kondisi fisiknya saat ini sedang fit atau dalam keadaan prima dan tidak sedang alami cedera atau pemulihan akibat cedera. Sesuai dengan pengumuman dari pihak federasi tenis dunia, Halep dan petenis dunia lain tidak bisa bermain pada Juli mendatang.

Simona Halep tetap berlatih dan menjaga kondisi saat libur turnamen

Selama menjalani isolasi mandiri dan juga social distancing ini, petenis yang tercatat menempati peringkat dua dunia tersebut tetap menjalani aktifitasnya. Halep memanfaatkan libur atau penudaan turnamen ini dengan menjalani latihan fisik misalnya berlari. Menurutnya, dengan latihan fisik ini akan membuat  kondisi tubuhnya tetap bugar.  Halep mengatakan kalau bagian tubu yang sangat penting adalah kaki. Dia jalani lari sehingga otot tetap aktif, maka dia bisa bergerak dengan baik saat dilapangan.

Untuk melanjutkan kompetisi pada musim 2020 ini, Halep mengaku pesimis untuk bisa dilanjutkan. Wabah corona telah membuat turnamen tenis dibatalakan selama tiga bulan mendatang, contohnya saja yang paling parah adalah turnamen tenis di Amerika, New York, kota yang menjadi tuan rumah AS Terbuka, sedang menangani lebih dari 149.000 kasus positif virus covid-19. Terakhir halep mengatakan meski tak ada kejelasan apakah turnamen bisa dilanjutkan atau tidak, namun Halep telah mempersiapkan diri untuk menghadapi hal terburuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here