Tenis China

FFSPORTZ.COMTenis China – Pada Jumat kemarin, telah dikabarkan kalau pihak ATP dan WTA secara resmi mengumumkan bahwa tahun ini tidak akan ada event tenis yang digelar di Tiongkok. Sejumlah turnamen bergengsi rencananya akan dihelat di sejumlah kota di Tiongkok. Adapun turnamen yang dibatalkan adalah Masters 1000 di Shanghai, ATP 500 di Beijing, ATP 250 di Chengdu dan Zhuhai.  Meskipun seluruh turnamen di Tiongkok batal, masih ada tiga turnamen WTA lain yang akan digelar secara beruntun sebagai awal untuk memulai kembali kompetisi tenis yang sempat terhenti sejak Maret.

ATP dan WTA secara resmi batalkan turnamen tenis di Tiongkok

Keputusan pembatalan tersebut diambil setelah pemerintah Tiongkok menyatakan tidak akan menggelar ajang olahraga internasional apapun disepanjang tahun 2020 kecuali uji coba Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. Menurut laporan dari AFP pada Jumat 24 juli 2020, CEO WTA, Steve Simon mengaku pihaknya sangat kecewa karena turnamen kelas dunia di Tiongkok batal digelar tahun ini. Meskipun begitu, Pihaknya tetap menghargai keputusan Pemerintah Tiongkok dan tidak sabar untuk kembali ke Tiongkok secepat mungkin.

Senada dengan CEO WTA, Andrea Gaudenzi selaku CEO ATP juga mengatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan pemerintah Tiongkok untuk melakukan yang terbaik bagi negaranya dalam menanggapi situasi global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Memang WTA sebelumnya telah menjadwalkan setidaknya tujuh turnamen di Tiongkok dalam kalender baru untuk sisa musim 2020, termasuk WTA Finals di Shenzhen yang dijadwalkan Oktober-September. Rangkaian turnamen WTA akan dibuka dengan turnamen Palermo Open pada 3 Agustus. Kemudian dilanjutkan dengan Prague Open dan Top Seed Open di Kentucky, Amerika Serikat pada 10 Agustus mendatang.

ATP juga batalkan turnamen di Washinton DC

Selain di Tiongkok, ATP menyatakan awal pekan ini bahwa turnamen di Washinton DC, yang akan menandai dimulainya kembali kompetisi tenis pria, juga telah dibatalkan. Keterangan resmi ATP mengatakan bahwa pengumuman pembatalan semua turnamen Tiongkok 2020, setelah mendapat arahan pemerintah Tiongkok terkait dengan acara olahraga sebagai respon lanjutan terhadap pandemi Corona atau Covid-19. Administrasi Umum Olahraga di  Tiongkok juga memberi amanat bahwa tidak ada acara olahraga internasional yang akan dilanjutkan di Tiongkok untuk sisa tahun ini.

Otoritas resmi Tiongkok juga melarang event – event lain untuk digelar. Pihak Administrasi Umum Olahraga Tiongkok beralasan bahwa demi keamanan dan keselamatan bersama, maka dari itu semua event olahraga di seluruh Tiongkok harus dihentikan. Kemudian, ada kabar juga dari penyelenggara US Open yang hingga kini masih bersikukuh tetap ingin menggelar turnamen Grand Slam tersebut sesuai jadwal pada Akhir Agustus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here