Paul George
indoagen

Berita Pemain Basket – Usai kabar dua punggawanya terkena denda yakni Marcus Morris dan Patrick Beverly, kini muncul informasi dari salah satu punggawa klub Los Angeles Clippers lainnya. Kali ini bukan soal sanksi denda, namun lebih ke arah curhatan.  Pebasket Los Angeles Clippers yaitu Paul George mengaku bahwa dirinya sempat alami depresi ketika melanjutkan kompetisi basket NBA di Gelembung Orlando.

Paul George Mengaku Sempat Depresi Bertanding di Gelembung Orlando

Pebasket pemilik nama lengkap Paul Clifton Anthony George tersebut seperti merasa terkurung dan tidak bisa leluasa untuk melakukan aktivitas normal. Sebagaimana diketahui bersama bahwa NBA memang telah membuat aturan yang ketat demi dapat melanjutkan kompetisi di satu tempat saja yakni Disney World Orlando. Semua pemain harus menetap di Disney World agar tidak tertular virus yang diklaim dari Wuhan, Tiongkok tersebut. Selain itu demi menjaga para pemain dari aktivitas mereka di luar lapangan.

Apa yang telah dilakukan NBA memang dimaksudkan agar para pemain dapat melakukan pertandingan dengan maksimal. NBA memiliki niatan yang baik, akan tetapi maksud baik tersebut masih sulit diterima oleh para pemain termasuk Paul George sendiri. Pebasket yang lahir pada 2 Mei 1990 tersebut merasa seperti terkurung dan bahkan dia tidak bisa bebas untuk bertemu dengan keluarga tercinta. Tidak heran kalau rasa depresi George membuat permainannya sempat menurun cukup drastis.

Paul George Telah Bertemu dengan Psikiater Untuk Sembuhkan Depresinya

Kini, eks pemain Oklahoma City Thunder tersebut mengaku telah bertemu dengan psikiater untuk sembuhkan masalah depresi atau permasalahan mentalnya. Saat diwawancara oleh media setempat George enggan meremehkan kesehatan mental yang terlihat sepele seperti itu. Dia juga mengakui telah alami kekecemasan. Sementara itu, pria 30 tahun itu masih mempunyai tanggungan besar untuk membawa Los Angeles Clippers merebut gelar juara NBA musim ini.

Sebelumnya, dalam beberapa pertandingan awal di babak playoff sekalipun, pebasket yang akrab dipanggil PG 13 itu gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Namun beruntung, ada pebasket top lainnya yang mampu membawa Clippers menapaki turnamen lanjutan di Orlando. Para punggawa Clippers tersebut adalah Kawhi Leonard dan Lou Williams. Mereka bisa tunjukkan kemampuan impresif untuk mengangkat performa klub.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here