Harga Jual Kylian Mbappe

FFSPORTZ.COMKylian Mbappe – Sempat dikabarkan pada April lalu bahwa ada seorang aktivis di Perancis yaitu Daniel Cohn-Bendit memprediksi soal nilai transfer Kylian Mbappe usai bencana virus Covid-19. Dia menyatakan kalau harga jual Kylian Mbappe bakal turun tajam setelah pandemi corona. Alasannya cukup logis, sebab tak hanya klub yang ingin membeli Mbappe, akan tetapi hampir semua klub alami masalah finansial. Corona telah merusak keuangan banyak klub sepak bola, kas klub turun, dan dia menyakini kalau tak ada klub yang sanggup membeli Kylian Mbappe dengan bandrol yang mahal.

Usai pandemi harga jual Kylian Mbappe masih dinilai tinggi

Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas, pandemi Covid-19 membuat nilai jual pemain sepak bola menurun, termasuk striker muda PSG, Kylian Mbappe. Akan tetapi, ternyata harga pasaran yang kini ditetapkan masih terhitung cukup tinggi yaitu sekitar Rp 2,8 triliun. Menurut laporan dari sebuah studi yang dilakukan oleh KPMG Football Benchmark, dimana merupakan sebuah study mengetahui dampak krisis Covid-19 terhadap harga pasaran seorang pemain sepak bola. Perlu diketahui bahwa dalam laporan riset tersebut, Mereka telah mengambil data dari dari 10 liga teratas di Eropa.

Hasil riset KPMG mempertimbangkan sejumlah faktor yang dinilai cukup kompleks diantaranya kondisi keuangan klub, sisa durasi kontrak pemain, umur pemain, hingga durasi bursa transfer. Selain hal itu, ada juga tiga aspek kunci yang dipertimbangkan. Pertama, situasi keuangan klub dan potensi pemasukan yang hilang. Kedua, lamanya waktu yang dihabiskan seorang pemain tanpa bertanding selama pandemi. Ketiga, jumlah kesempatan yang terlewatkan pemain untuk tampail menunjukkan performa mereka.

Harga Transfer Mbappe masih capai Rp 2,8 triliun

Dari pernyataan diatas, muncul dua skenario menarik. Untuk skenario yang pertama nilai jual pemain jika liga tempatnya bermain dihentikan dan skenario kedua nilai jual pemain jika liga dilanjutkan sampai tuntas. Dalam studi ini, dimana melibatkan 10 liga yang sudah diteliti ada tiga liga yang sudah berhenti yaitu Liga Perancis, Liga Belgia dan Liga Belanda. Melalui algoritma Player Valuation Tool yang menggunakan data dari Opta dan sumber lainnya, di dapat hasil mengenai seberapa besar penurunan nilai jual pemain.

Pada kesempatan ini ada sejumlah pemain yang dijadikan sampel dalam studi ini. Misalnya, pemain dari klub PSG Kylian Mbappe.  Sebelum pandemi, nilai jualnya mencapai 225 juta Euro. Akan tetapi setelah pandemi, harganya berdasarkan studi KPMG mengalami penurunan sebesar 21,5 persen. Jadi harga jual pemain yang lahir pada 20 Desember 1998 itu sebesar 177 juta Euro atau sekitar Rp 2,8 triliun. Nasib serupa juga dialami oleh mega bintang PSG asal Brasil, Neymar Jr. dimana nilai jual Neymar turun 21,7 persen yaitu  dari 175 juta Euro menjadi 137 Juta Euro. Sementara dari Liga Inggris, Raheem Sterling alami penurunan 10,5 persen dari 150 juta Euro menjadi 134 juta Euro. Dari hasil studi tersebut, dapat menjadi prediksi untuk menentukan langkah klub – klub besar di bursa transfer musim panas nanti. Besar kemungkinan bahwa Kylian Mbappe masih akan bertahan di Paris Saint-Germain untuk musim depan. Klub yang digadang – gadang akan memboyong Mbappe dari PSG, Real Madrid kemungkinan baru mengambil langkah konkret pada tahun 2021, saat kontrak Mbappe bersama PSG tersisa satu tahun lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here