Atlet Bulu Tangkis Tanah Air

FFSPORTZ.COMBulutangkis Indonesia – Bagi anda yang dalam perantauan atau mungkin ada salah satu baahkan beberapa saudara dalam perantauan harap bersabar. Untuk kali ini , tahun ini pemerintah menghimbau untuk tidak mengadakan mudik. Anjuran untuk tak mudik juga turut dikuti para atlet bulu tangkis Indonesia. Ada sumber yang mengatakan kalau pemerintah mengeluarkan larangan mudik bagi seluruh masyarakat Indonesia mulai besuk, 24 April 2020. Hal juga merupakan salah satu upaya demi memerangi wabah corona yang sudah meluas di penjuru Tanah Air. Ada sejumlah atlet bulu tangkis yang mengapresiasi keputusan pemerintah ini, siapa saja mereka?

Mohammad Ahsan puji keputusan larangan mudik pemerintah

Salah satu dari duo The Dadies, Mohammad Ahsan menilai kalau keputusan pemerintah untuk meniadakan mudik adalah tepat. Hal ini bertujuan demi kebaikan bersama.  Alasan tidak pulang kampung sering dialami para atlet, bukan hanya karena adanya virus ini saja. Jadwal turnamen dan rutinitas sebagai atlet membuat keinginan pulang kampung menjadi terganggu. Sebagai contoh saat ini, tahun ini pelaksanaan Piala Thomas dan Uber 2020 di Denmark nyaris bertubrukan dengan jadwal hari raya Idul Fitri.

Ahsan juga sempat mengatakan kalau sebenarnya dirinya belum merencanakan untuk mudik. Selain itu, sebelum akhirnya BWF memutuskan untuk menangguhkan turnamen ke September mendatang dan ada kemungkinan dijadwalkan kembali karena pandemi corona di negara tersebut. Jika ditanyakan soal mudik, dia mengaku kalau via video call untuk mengakali tidak pulang atau kumpul saat sudah pulang turnamen. Dan hal ini sudah cukup biasa. Untuk saat ini, harus benar – benar bersabar karena demi kebaikan semua pihak.

Pebulutangkis muda Fajar Alfian sempat galau karena tidak bisa mudik

Masih sama dengan kebanyakan atlet bulu tangkis, Fajar Alfian bahkan sempat galau dalam memutuskan mudik ke kampung halaman atau tidak. Seiring dengan datangnya himbauan dan bahkan larangan mudik dari Pemerintah, akhirnya pebulu tangkis asal bandung ini mantap dengan keputusannya untuk tidak mudik tahun ini.  Tidak hanya Jakarta, Bandung juga masuk ke dalam zona merah penyebaraan virus corona ini. Pantas pebulu tangkis muda ini galau, sebab tempatnya sekarang maupun kampung halamannya, Bandung sama – sama menjadi zona yang dianggap berbahaya kasus corona.

Selain itu, di sisi lain, atlet bulu tangkis pasangan dari Muhammad Rian Ardianto ini juga bingung memikirkan kendaraan yang menurutnya aman. Fajar mengatakan kalau kendaraan umum sangat riskan, sedangkan untuk mobil pribadinya di tinggalkan di rumah yaitu di Bandung. Diketahui bahwa Fajar adalah atlet bulu tangkis yang cukup sering pulang kampung. Menurut pengakuannya, untuk momen lebaran, dia pernah tidak mudik sekali tepatnya tahun lalu, bukan tanpa alasan sebab dirinya harus bertanding di Australia. Secara pribadi, Fajar masih sering berkomunikasi dengan keluarga via telepon bahkan setiap hari Fajar selalu telepon ke orang tuanya. Sebagai tambahan informasi saja, sebenarnya pihak PBSI sudah memberi keringanan kepada para atlet, yaitu boleh pulang atau tetap tinggal di Pelatnas. Sejak pulang dari turnamen All England 2020 kemarin tepatnya, para atlet bulutangkis di karantina selama 14 hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here