Pevoli Jakarta Garuda

FFSPORTZ.COMVoli – Selain klub Lamongan Sadang MHS yang cukup menjadi perbincangan publik voli sebab sebagai klub debutan Proliga 2020, diketahi ada klub lain yaitu Jakarta Garuda yang juga telah menyita perhatian penikmat voli Tanah Air. Skuat klub Jakarta Garuda boleh dibilang masih muda – muda dan remaja. Klub ini memang melakukan persiapan yang panjang sebelum gelaran Proliga digelar.  Bahkan pihak manajemen melakukan audisi yang cukup memakan waktu yang lama. Akan tetapi tidak semua nama atau skuat Jakarta garuda diperoleh dengan cara Audisi, seperti pada saat memasuki musim 2020. Salah satu yang masuk ke jajaran skuat Jakarta Garuda tanpa audisi untuk musim 2020 adalah Fahreza Rakha Abhinaya. Sebab dia sudah membela skuat Jakarta Garuda di Proliga 2019 lalu.

Fahreza Rakha masih berstatus mahasiswa aktif

Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa skuat Jakarta Garuda rata – rata masih berusia muda. Sang pelatih, Eko Waluyo harus bekerja ekstra keras untuk mampu membangkitkan semangat juang garuda muda, karena faktor kelemahan utama dari pemain muda adalah di Mental. Di putaran pertama Proliga 2020 kemarin tim Jakarta Garuda harus menelan kekalahan sebanyak 2 kali yaitu dari tim Surabaya Bhayangkara Samator dan Palembang Bank SumselBabel. Meskipun begitu permainan dari skuat yang masih muda – muda ini patut mendapat acungan jempol salah satunya yaitu Fahreza Rakha.

Fahreza Rakha Abhinaya diketahui masih berstatus mahasiswa S1 jurusan ilmu gizi di Stikes Surabaya.  Rakha adalah salah satu pemain voli dari klub Jakarta garuda yang memiliki pengalaman bertanding internasional. Dia salah satu atlet voli yang membawa nama Inodnesia harum di ajang SEA Games 2019 lalu. Hal ini juga menjadi suatu kebanggaan bagi Stikes Surabaya karena salah satu mahasiswanya berprestasi di bidang olahraga Nasional. Tak hayal pevoli yang memiliki postur 173 cm itu juga  turut membawa nama Stikes Surabaya semakin dikenal masyarakat Indonesia.

Kiprah Fahreza rakha di ajang voli

Untuk Proliga, sesuai sedikit yang disinggung diatas, Rakha sudah miliki pengalaman di Proliga 2019 lalu. Jika seandainya klub jakarta garuda tidak kehilangan satu pemainmungkin cerita Proliga 2020 ini sedikit berbeda. Pada Proliga 2019 lalu, ada nama pevoli Fahry Septian yang sangat diandalkan dan tahun lalu Fahry tampil sangat gemilang. Nah pada Proliga 2020 ini, Fahry harus hengkang ke klub Palembang Bank Sumsel Babel. Memang untuk menargetkan juara Proliga rasanya sangatlah sulit bagi mereka, apalagi jika melihat squad tim lain yang memiliki materi pemain yang bagus. Tapi secara pribadi sang pelatih. Eko Waluyo sangat salut dengan kepercayaan diri dan semangat anak asuhnya dilapangan.

Sementara itu, Selain menjadi salah satu pevoli yang diandalkan di Proliga 2020, Rakha juga menjadi salah satu pungga Timnas Indonesia di ajang SEA Games Filipina kemarin. Di bawah asuhan pelatih Tiongkok, Li Qiujiang yang terkenal disiplin, Rakha tetap masuk dalam skuat. Meski masih muda, namun untuk masalah disiplin pevoli yang lahir pada 6 December 1999 terhitung sangat bagus. Dia lolos menjadi punggawa timnas sementara ada 4 pevoli yang harus dicoret karena ketidakdisiplinan mereka yaitu           Muhammad Malizi, Okky Damar Saputra, Delly Dwi Putra Heryanto, dan Alfin Daniel Pratama. Dengan demikian, jumlah pemain pelatnas saat ini sebanyak 14 orang. Wal hasil Rakha dan ke-13 pemain voli Timnas putra Indonesia berhasil menyabet medali emas SEA Games 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here