Rivan Nurmulki PB Voli Indonesia

FFSPORTZ.COMAtlet Voli Indonesia – Pevoli Rivan Nurmulki sudah menjadi perbincangan banyak penggemar voli  tanah air dan bahkan Internasional. Pevoli dari klub Surabaya Bhayangkara Samator ini adalah pevoli putra asli daerah Jambi. Tidak hanya mengharumkan nama Jambi, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah voli Internasional. Bersama Aprilia Manganang, Rivan sempat berlaga di kancah voli Negeri gajah putih, Thailand. Selain itu, pada ajang SEA Games 2019 Filipina kemarin, Rivan dan skuat voli Putra Timnas Indonesia telah menyabet medali emas. Namun dibalik gemerlap juara dan prestasinya Ternyata Rivan sempat keluar dari Timnas voli Indonesia. Apa penyebabnya? Mari kita simak.

Rivan sempat alami cedera sebelum SEA Games

Ditengah pencapaian yang luar biasa dari Rivan Nurmulki, tidak ada yang tahu kalau ditengah kariernya dia sempat memutuskan untuk keluar dari skuat Timnas voli Indonesia. Apa yang menyebabkan pevoli keren asal kabupaten Merangin, Jambi tersebut keluar dari Timnas? Melalui akun instagram pribadinya, Rivan membeberkan rahasia mengapa dirinya keluar dari Timnas voli Indonesia. Kisahnya sangat rumit, namun Rivan telah membagikan secara jelas alasannya keluar dari Timnas.

Menurut Pria yang saat ini menjadi anggta kepolisian Republik Indonesia itu, dia keluar berawal dari pemanggilan Pelatnas. Dia mengaku meski punya riwayat cedera ACl sudah 3 tahun dan syukur masih ditahan karena ditopang paha yang kuat walaupun kadang merasa nyeri kalau kelelahan. Sebelum menyatakan keluar, Rivan sudah berlatih selama 1 bulan di Sentul, diminggu pertama sudah terasa nyeri karena faktor latihan yang berat dan tidak adanya fasilitas kesehatan di Pelatnas dan apa adanya. Dia harus berobat sendiri dan biaya sendiri. Akan tetapi dia tetap semangat untuk siap bawa Indonesia Juara di ajang SEA Games.

Rivan Kecewa dengan Pengurus Besar Voli Indonesia

Pada waktu minggu kedua latihan di Pelatnas, Rivan mendapat tawaran main di Liga Jepang. Dia mengaku kalau ini adalah Impian terbesarnya bisa menjadi pemain profesional. Bukan hanya di Indo melainkan juga di negara lain. Liga voli Jepang bisa dibilang liga volinya ditas jauh dari Indonesia, voli Jepang lebih bagus dari Indonesia.  Rivan sempat berpikir kalau bisa bermain di Jepang, maka dia akan mendapat banyak pengalaman dan berlatih denga para pevoli jepang. Selain itu, untuk fasilitas, terutama fasilitas kesehatan sudah pasti juga lebih baik dan lengkap tidak seperti di Indonesia.

Pada saat mendapat tawaran itu, Rivan berusaha berbicara baik – baik ke pihak Pengurus Besar dan agent dari Jepang juga sudah mengirim email ke pihak PB Voli dan jawaban dari pihak PB Voli adalah menunggu.  Seiring berjalannya waktu, tetap masih belum ada jawaban, masalah ijinnya masih digantung dan masih banyak alasan lain dan intinya Rivan tidak bisa meninggalkan Pelatnas sebab ada SEA Games. Di minggu ke-3, Rivan berusaha nego ke Agent Jepang dan pihak mereka memberi kesepakatan kalau mendekati SEA Games boleh kembali ke Indonesia beberapa minggu sebelum pertandingan. Namun  pihak PB Voli masih belum memberikan jawaban. Di minggu ke-4, pihak PB tidak mengijinkan Rivan keluar.  Kalau dilihat dari segi masa depan, tentunya ini peluang yang sangat bagus, dan ketika menjelang SEA games, Rivan tetap bisa membela Timnas. Rivan sangat kecewa dengan PB Voli Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here