Ma Huateng
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMMa Huateng – Persaingan game – game Mobile di tahun 2020 ini nampaknya semakin sengit.  Game Player Unknown Battleground Mobile atau lebih dikenal dengan PUBG Mobile ini dilaporkan telah miliki pendapatan terbesar diantara game yang sama. Kini posisi PUBG Mobile jauh lebih unggul dari saingannya yaitu Free Fire dan juga Call of Duty:Mobile. Game hasil besutan dari pengembang Tencent Games itu meraup pendapatan US $3 miliar dalam periode 7 bulan saja. Jumlah pendapatan yang didapat PUBG Mobile tersebut unggul jauh dari pesaingnya Free Fire dan Call of Duty: Mobile dimana hanya mampu mengumpulkan US $300 juta.

Pendapatan Game PUBG Mobile mencapai US $ 3 miliar

Menurut laporan dari Sensor Tower, pendapatan PUBG Mobile sendiri sebesar US $ 1,2 miliar dan US $ 1,6 miliar diraih oleh PUBG Mobile versi Tiongkok atau Game of Peace. Dengar – dengar pendapatan terbesar dari PUBG mobile datang dari bulan Maret 2020 yaitu sebesar US $ 270 juta. Salah satu penyebabnya adalah karena banyak negara yang melakukan lockdown sebagai imbas dari pandemi virus corona. Hal ini mungkin bisa jadi karena usia player yang rata – rata masih usia anak – anak ke remaja, PUBG Mobile semakin jadi pilihan untuk mengisi waktu selama lockdown.

Kemudian, dari segi asal player, negara India menyumbangkan player terbanyak untuk game bertema Battle Royale tersebut.  Menurut sumber, ada 175 juta orang di India yang mengunduh game PUBG Mobile atau sekitar 24 persen dari total pengguna di seluruh dunia. Setelah India, negara yang memiliki jumlah pengunduh game PUBG Mobile adalah Tiongkok. Negara asal pengembang game tersebut justru masih kalah dengan India dimana hanya sekitar 16,7 persen dan di nomor ketiga yaitu Amerika Serikat dengan 6,4 persen. Sementara pengguna IOS menjadi yang paling banyak menghabiskan uang untuk game PUBG Mobile dengan 79 persen. Selanjutnya, dari platform sebagai media mengunduh game Google Play Store lebih unggul dengan 65 persen akun dan Apple Store hanya 35 persen.

Pemilik game PUBG Mobile jadi orang terkaya di Tiongkok

Di saat perekonomian di dunia, khususnya di Tiongkok alami kemerosotan tajam akibat pandemi virus Covid-19, nama Ma Huateng menyita perhatian dunia. Ma Huateng dinobatkan sebagai milyader baru Tiongkok mengalahkan pengusaha terkaya di dunia, Jack Ma. Ma Huateng selaku pendiri dan kepala eksekutif perusahaan Tencent alami kenaikan saham 14 persen pada tahun ini. Dikutip dari majalah Forbes, kini Ma Huateng memiliki jumlah kekayaan bersih sebesar US $48,2 Miliar atau sekitar Rp 714 triliun sejak penghitungan bulan Maret yaitu US $38,8 miliar atau sekitar Rp 575 triliun

Sementara itu, kekayaan Jack Ma sang pemilik Ali Baba terpaut cukup jauh di bawah Ma Huateng. Kekayaan Jack Ma yaitu sebesar US $ 41,2 miliar atau seitar Rp 610 triliun. Sang pemilik PUBG Mobile, Ma Huateng mengatakan bahwa game besutan perusahaannya memang sangat pas digunakan saat masa karantina. Sebab, dari pihak Tencent sendiri melihat adanya lonjakan terjadi pada bulan Januari dan Maret terutama di Tiongkok. Perlu diketahui, bahwa Cui Chenyu, Nan Lu dan beberapa ahli analisis lainnya menjelaskan masa kejayaan Tencent akan segera berakhir  ketika orang – orang akan kembali jalani kehidupan normal misalnya sekolah dan bekerja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here