Ratchanock Intanon
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMRatchanock Intanon – Sebagai penikmat bulu tangkis pastinya sudah akrab betul dengan atlet yang satu ini. Mantan pebulu tangkis nomor satu dunia tunggal putri asal Thailand, Ratchanok Intanon bisa bermain di jaman apapun. Menurut sumber, dia masih akan dianggap sebagai perwakilan klasik dari seni bulu tangkis.  Sejumlah pihak pasti akan memberikan apresiasi atas ketepatan strike dan gerakannya. Intanon merupakan pebulu tangkis yang luar biasa, dia berada di kelasnya sendiri.

Intanon salah satu pebulu tangkis dunia yang serba bisa

Sebagai atlet bulu tangkis pertama yang memenangkan hat-trick gelar Kejuaraan Dunia Junior, Intanon sudah menunjukkan kehebatannya sejak awal. Pada saat usia 17 tahun, pebulu tangkis yang lahir pada 5 Februari 1995 itu menapaki Olimpiade, tepatnya pada Olimpiade London 2012. Meski gagal melawan Wang Xin, Intanon meruapakan atlet muda yang memiliki prestasi yang luar biasa. Ditahun berikutnya, perempuan 25 tahun itu meraih peringkat kedua di ajang All England.

Beberapa bulan kemudian datang momen bersejarah bagi bulu tangkis dunia. Pebulu tangkis andalan Thailand itu melawan juara Olimpiade, Li Xue Rui dan bahkan mampu mengalahkannya. Ini adalah rekor pertama Thailand dalam kejuaran dunia bulu tangkis. Intanon berhasil menghancurkan rekor delapan kali gelar berturut – turut tunggal putri Tiongkok. Semenjak saat itu, Intanon menjadi salah satu pebulu tangkis elit dunia dan bahkan dia mendapat gelar sebagai pemain termuda yang menjadi juara dunia.

Intanon meraih berbagai prestasi dan penghargaan

Tercatat sebagai atlet bulu tangkis Thailand di sektor tunggal putri, Intanon telah banyak memenangkan turnamen. Namun yang perlu disoroti adalah prestasinya di nomor tunggal putri.  Intanon berhasil meraih tiga gelar Super Series dalam tiga minggu pada tahun 2016 silam. Ketiga turnamen tersebut yaitu India Open, Malaysia Open, dan Singapore Open Super Series. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah melangkah jauh untuk meraih gelar berikutnya. Yang masih hangat yaitu kemenangannya di turnamen Indonesia Masters pada Januari lalu setelah mengalahkan Carolina Marin di Final yang diperebutkannya dengan baik. Ini adalah gelar pertamanya  dalam beberapa bulan, dan ia masih dipercaya akan meraih gelar juara berikutnya.

Sebagai informasi menarik lainnya, Orang tua Intanon merupakan pekerja di pabrik permen yang dimiliki oleh Kamala Thongkorn. Di pabrik itu, Intanon mulai kenal dengan bulu tangkis karena demi menghindari kemungkinan terkena air panas di pabrik pengolahan. Ia dilatih oleh putra Thongkorn, Patapol Ngernsrisuk dimana atlet bulu tangkis ganda putra Thailand di Olimpiade Athena 2004. Selain itu, pebulu tangkis 168 cm itu tercatat peringkat tertinggi dalam kariernya yaitu peringkat 1 dunia pada 21 April 2016 dan saat ini ia berada diperingkat ke-5 pada 17 Maret 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here