Pullela Gopichand
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMPullela Gopichand – Apakah ada dari anda yang mengikuti jagad bulu tangkis Negeri Bolywood, India? Saat ini turnamen bulu tangkis mereka masih belum ada yang digelar sebagai imbas dari mewabahnya virus corona yang masih terjadi. Pada masa lockdown kemarin, tepatnya pada awal April, Timnas bulu tangkis India sudah mulai latihan. Bahkan, sang pelatih kepala tim bulu tangkis nasional India, Pullela Gopichand menyiasati latihan dengan menggunakan aplikasi whatsapp. Pullela menyatakan bahwa menjauhkan diri dari permainan dapat mempengaruhi kebugaran para pemain, sehingga timbulah program tersebut. Selain itu, sang pelatih kepala itu juga menyebutkan bahwa pandemi yang belum juga menunjukan tanda-tanda penurunan membuat pemain muda India kesulitan bermain.

Pullela Gopichand nilai pandemi buat atlet muda India kesulitan bermain

Sedikit sebagai pengingat saja, program  yang ditawarkan Pullela Gopichand pada awal April lalu untuk menyiasati wabah atau pandemi virus Covid-19 yakni melalui Whatsapp, sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna mengirim pesan teks, suara dan video. Meskipun begitu, pelatih kepala tim nasional India itu percaya bahwa para atlet yang paling terpengaruh tentunya adalah para atlet muda. Hal ini dikarenakan masih menunggu keputusan dari tim bulu tangkis dari Federasi Badminton India. Selain itu, karena memang pada saat ini, pemerintah belum menyetujui atlet untuk dapat kembali berlatih bersama di pusat pelatihan asosiasi.

Para atlet bulu tangkis masih harus berlatih secara terpisah di bidang latihan yang menjadi milik setiap orang. Seiring dengan apa yang telah dialami para atlet mudanya, pelatih yang kini berusia 46 tahun itu sangat berharap bahwa pemerintah India akan mempermudah semua orang untuk segera kembali berlatih bersama.  Dapat berlatih dengan sekelompok besar atlet di bawah pengawasan tim Pullela Gopinchand, diyakini para pemain muda akan mengembangkan dan mempelajari hal – hal baru tentang bulu tangkis. Berbeda dengan hanya berlatih menjaga kondisi fisik dan belajar dalam lingkaran yang sempit.

Pullela Gopichand sulit memprediksi kapan akan kembali normal

Di saat yang sama, Pullela Gopichand mengaku sulit memprediksi kapan semuanya akan kembali normal. Sebab, jumlah orang yang terinfeksi di berbagai negara bagian India masih memiliki angka yang tinggi, sulit bagi pemerintah untuk melonggarkan tindakan yang diumumkan untuk menghentikan mewabahnya virus Covid-19. Sebelumnya, juga ada pelatih Dinaz Vervatwala, yang bekerja dengan peraih medali perunggu Olimpiade London 2012, Saina Nehwal.  Dinaz juga mengirim progam latihan kebugaran untuk para atlet bulu tangkis India melalui sebuah aplikasi yakni Zoom yang merupakan sebuah platform untuk komunikasi video.

Di sisi lain, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2019, Sai Praneeth telah mendesak pemerintah untuk segera membuka Akademi di negara bagian demi menjaga kebugaran para pemain. Kemudian, seperti yang sudah diketahui bersama ketika berbicara mengenai turnamen BWF, ternyata ada sejumlah turnamen yang dibatalkan. Pihak Federasi Badminton Dunia (BWF) umumkan pembatalan pada empat turnamen mereka yang akan digelar pada bulan September nanti. Turnamen – turnamen tersebut diantaranya Taiwan Open, Korea Open, China Open dan Japan Open.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here