Martina Hingis

FFSPORTZ.COM – Mantan Petenis putri professional nomor satu di dunia ini angkat bicara tentang gelaran Wimbledon 2020. Martina Hingis lahir pada 30 September 1980 di Košice, Cekoslovakia. Meskipun lahir di  Cekoslovakia tetapi dia hijrah di Swiss dan mewakili Swiss di setiap gelaran tenis. Dikabarkan kalau Petenis anggun tersebut saat ini memiliki kediaman di Swiss dan Florida, Amerika Serikat. Petenis wanita yang saat ini berusia 39 tahun ini tercatat telah menjuarai 5 gelar Grand Slam tunggal putri dunia diantaranya 3 kali di Australia terbuka, 1 wimbledon dan 1 USA terbuka.

Rekor dan Prestasi petenis nomor satu dunia Martina Hingis

Dia telah membukukan rekor sebagai petenis termuda pada jaman tenis terbuka yang menjuarai Grand Slam baik tunggal dan Ganda yaitu pada usia 16 tahun. Ketika berpasangan dengan Helena Sukova, tercatat Helena berusia 15 tahun. Tidak hanya itu, martina Hingis mendapat gelar petenis termuda pada tahun 1997. Salah satu laganya di lapangan disebut – sebut menjadi laga partai puncak Grand Slam tunggal putri terbaik saat mengahadapi Steffi Graf pada Turnamen Final Grand Slam Prancis Terbuka 1999. Petenis dengan tinggi 170 cm itu terpaksa pensiun dari tenis akibat cedera ligament dikedua lututnya pada tahun 2002, namun ia kembali terjun kembali ke tenis professional pada tahun 2005.

Cedera dan isu penyalahgunaan obat Hingis tak berhenti bermain tenis

Martina Hingis mengumumkan pengunduran dirinya pada tenis Profesional untuk yang kedua kali pada 1 November 2007 setalah terus didera cedera sepanjang tahun 2007 tersebut. Pada tahun yang sama ia juga mengaku bahwa hasil tes urinnya di turnamen Wimbledon 2007 positif terdapat kokain. Namun ia membantah telah mengonsumsi obat jahanam itu, karena bandingnya ditolak. Akan tetapi dia tetap berhak masuk dalam daftar internasional tennis hall of fame. Tercatat bahwa dirinya adalah petenis termuda keempat yang masuk daftar tersebut.

Menjelang masa tutup karier, dia sering bermain di nomor ganda. Dia masih bisa menembus Final ganda putri di Amerika terbuka tahun 2014 berpasangan dengan Flavia Penetta. Meskipun begitu harus mengakui keunggulan ganda Rusia Elena Vesvina/Ekaterina Makarova. Hingis mengakhiri karier tenisnya dengan menduduki peringkat 1 dunia ganda putri berpasangan dengan Latisha Chan (Chang Yung Jan) asal Taiwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here