Gantung Diri
indoagen

Berita Esports – Pada awal September kemarin, para pecinta dan player game di India dihebohkan dengan pemblokiran PUBG Mobile. Menurut laporan dari situs Entrackr, jumlah pemain PUBG di India sangat banyak dimana menjadi penyumbang 24 persen atau 175 juta kali download dari 734 juta kali yang di hitung hingga bulan Juni lalu. Imbas pemblokiran, sang pengembang PUBG Mobile, Tencent mengalami dampaknya yang cukup signifikan. Saham Tencent dilaporkan merosot tajam akibat kondisi ini.

India Blokir PUBG Mobile dan Sejumlah Aplikasi dari Tiongkok Secara Resmi

PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang biasa dikenal dengan PUBG Mobile merupakan game bertema battle royale paling laris seantero dunia, termasuk India. Kini, India mengambil langkah tegas dengan resmi melarang PUBG Mobile dimainkan di negara mereka. Dengan total unduhan dan pengguna aktif yang mencapai jutaan, larangan dari Kementerian Informasi dan Teknologi India ini menjadi kerugian besar untuk Tencent.

Selain PUBG Mobile, ada 117 aplikasi dari Tiongkok lainnya yang secara resmi juga telah dilarang oleh Kementerian Informasi dan Teknologi India pada Rabu, 2 September 2020. Sejumlah aplikasi lain yang terkena blokir India diantaranya WeChat Work, WeChat, Sina News, Taobao, Youku, Alipay, CamCard, Baidu, Cut Cut, VooV, Tencent Weiyun, Rise of Kingdoms, Zakzak, dan lainnya. Langkah  yang diambil oleh Kementrian Informasi dan Teknoli ini menyusul ketegangan politik yang terjadi antara India dan Tiongkok. Diketahui ketegangan kedua negara tersebut membuat masing – masing mengerahkan militer mereka beberapa waktu terakhir.

Pemuda India Bunuh Diri Gara – Gara PUBG Mobile Diblokir

Banyak penggemar dan juga pemain game PUBG Mobile yang mengungkapkan kekecewaan mereka atas langkah pemerintah India. Namun, Jika sebelumnya berimbas pada Tencent maka ada himbas lain yang membuat banyak pihak tercengang yakni kematian. Akibat dari pemblokiran tersebut, sebuah peristiwa tragis dan ekstrem terjadi dimana oemuda India memutuskan untuk bunuh diri. Seorang pemuda  yang diketahui berusia 21 tahun tersebut bunuh diri dengan cara gantung diri. Kabar memilukan tersebut dilaporkan oleh Polisi di distrik Nadia, Bengal Barat, India pada Minggu 6 September 2020.

Seorang mahasiswa bernama Pritam Halder ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada 4 September pagi. Dilaporkan bahwa Alasan Pritam nekat bunuh diri karena dirinya tidak bisa memainkan PUBG Mobile lagi. Selain India, PUBG Mobile juga resmi dilarang di Irak, Yordania dan Tiongkok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here