Pembatalan Turnamen Tenis Wimbledon Bukan Sekedar Rumor Belaka

FFSPORTZ.COM – Sebelumnya sudah tersiar kabar kalau turnamen tenis dunia ATP adan WTA telah ditangguhkan karena tidak lain dan tidak bukan karena wabah virus covid-19. Lalu selanjutnya ada kabar dari turnamen tenis bergengsi Wimbledon. Seperti yang sudah terjadwal bahwa turnamen Wimbledon akan digelar pada 29 Juni hingga 12 Juli 2020 mendatang. sempat diberitahukan bahwa nasib Wimbledon masih akan di bahas lagi, namun turnamen Grand Slam itu juga diperkirakan akan batal sebab pandemik corona yang semakin mengganas di seluruh penjuru dunia. Sebab ada informasi mengenai sinyal – sinyal pembatalan Turnamen Wimbeldon telah menguat kepermukaan.

Turnamen Wimbledon diprediksi akan alami penundaan

Adanya sinyal pembatalan turnamen tenis Wimbledon kian menguat ditengah anacaman virus corona yang belum menunjukkan adanya penurunan. Menurut pejabat federasi tenis Jerman, Dirk Hordroff mengatakan bahwa salah satu 4 turnamen tenis Grand Slam tersebut akan ditunda. Hordoff yang kali ini didapuk sebagai wakil Presiden Federasi tenis Jerman ( Deutscher tennis Bund/DTB) menegaskan bahwa Wimbledon akan ditunda karena masih mewabahnya virus corona. Dengan ketegasan Hordoff, maka hal ini menunjukkan bahwa penudaan Wimbledon bukan isapan jempol melainkan kenyataan.

Selain karena pandemic corona, jika urusan dengan Wimbledon maka tidak bisa diatur ulang seperti Roland garros pada September atau Oktober. Untuk Wimbledon rumputnya akan terlalu lembab.  Pada kesempatan yang sama, Hordoff juga mengkritik pihak panitia penyelenggara French Open yang telah mengumumkan keputusan untuk menunda turnamen mereka. Jika melihat agenda baru French Open, maka turnamen di negeri Menara Eifel itu akan digelar kembali pada 20 September, dari yang sebelumnya 24 Mei. Hordoff secara tegas mengkritik apa yang telah ditetapkan oleh Presiden federasi tenis Perancis, Bernard Giucelli tersebut sebagai aib tenis dan Perancis.

Jadwal Gelaran French Open terbaru dikecam banyak pihak

Sedikit menyinggung soal keputusan presiden Federasi tenis Perancis yang mengubah jadwal turnamen French Open. Diketahui bahwa French Open akan digelar pada 20 September mendatang. jika benar – benar akan dilakukan maka Pergeseran jadwal itu telah membuat French Open dimulai sepekan setelah turnamen Amerika Serikat Open berakhir. Jika agenda tersebut sesuai dengan jadwal semual di New York.

Sehingga pada wawancara terhadap pejabat federasi tenis Jerman, Dirk Hordroff tersebut, Hordoff mengatakan dua hal penting, yaitu Kemungkinan besar turamen Wimbledon akan ditunda dan mengkritik Presiden Federasi Tenis Perancis yang memundurkan jadwal Gelaran French Open secara sepihak.  Jika diteruskan atau pihak lain bertingkah seperti itu maka turnamen tenis akan mati. Hordoff menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan politis dengan pemilihan yang akan berlangsung pada Desember. Maka Bernard dipastikan akan panik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here