Pelatih Serena Williams Sarankan WTA Dan ATP Bantu Petenis Level Bawah

FFSPORTZ.COMBerita Petenis Dunia – Wabah virus corona telah melanda diseluruh dunia, banyak gelaran olahraga dunia telah memutuskan untuk menangguhkan turnamen dan bahkan menghentikan turnamennya ditengah jalan. Sebut saja, ajang Proliga 2020. Namun pada kesempatan ini, kami akan sedikit mebahas imbas corona kepada cabang olahraga tenis dunia. Sebagaimana diketahui bahwa turnamen elite dunia telah dihentikan sejak awal Maret lalu. turnamen besar seperti Indian Wells dan Miami Terbuka dibatalkan sementara Wimbledon telah ditangguhkan.Dengan begitu sangat berpengaruh terhadap financial para staf dan tentunya para petenis khususnya petenis di level bawah.

Patrick Mouratoglou sarankan organisasi bantu petenis level bawah

Kabar mengejutkan datang dari Pelatih Serena Williams, Patrick Mouratoglou. Mouratoglou mengatakan bahwa organisasi tenis sarankan mesti membantu petenis level bawah. Hal ini dikarenakan mereka telah berjuang menghadapi kesulitan ekonomi ditengah pandemic virus corona. Petenis pada level bawah itu menggantungkan hidup mereka dari turnamen. Dia menambahkan lagi, pemain tenis berbeda dengan pemain basket atau Sepakbola, pemain tenis tidak dibayar dengan gaji tahunan. Mereka adalah kontraktor mandiri.

Organisasi yang dimaksud oleh Mouratoglou adalah asosiasi tenis profesional seperti WTA dan ATP. Sebagaimana diketahui bahwa turnamen WTA Internasional  adalah kategori turnamen tenis dalam series Asosoasi tenis wanita sebagai pengganti Tier III dan Tier IV sejak 2009 dan juga Asosiasi tenis Profesional (ATP) yang mengadakan turn dunia ATP masters 1000. Sebagai tambahan informasi pada musim WTA Tour 2017 terdapat 32 turnamen yang terkategori sebagai level International, dengan jumlah hadiah yang sangat besar dengan hadiah minimal US$250 ribu.

Organisasi tenis profesional harus menaikkan pendapatan petenis

Menurut pernyataan Mouratoglou, dia mengatakan kalau kedua lembaga itu mesti menaikkan pendapatan pemain tenis ketika turnamen kembali digelar pada 2020. Organisasi – organisasi tersebut harus membayar perjalan mereka, kemudian gaji tetap staf kepelatihan, sementara gaji mereka sendiri bergantung pada jumlah pertandingan yang mereka menangkan. Banyak staff dan pemain tenis mengandalkan organisasi – organisasi tersebut sebab memiliki kekuatan untuk melindungi ekonomi tenis professional dan melakukan tanggung jawab sosial.

Mouratoglou mengatakan kalau semua pihak tidak boleh meninggalkan pemain ranking bawah di belakang. Hal ini tidak dapat dibenarkan. Tenis membutuhkan perubahan, Dia mengajak sejumlah pihak terkait untuk melakukan diskusi sejenak. Sebagai contoh petenis ranking 375 dunia, sofia Shapatava adalah salah satu petenis ranking bawah yang menyuarakan kesulitannya dengan meminta bantuan Federasi tenis internasional (ITF). Shapatava bersama sejumlah petenis lain melakukan aksi tersebut dengan memulai melakukan petisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here