Josh Green

FFSPORTZ.COMNBA Draft 2020 – Baru –baru ini pebasket muda Josh Green baru telah menjadi bahan pembicaraan penikmat basket NBA. Green telah masuk University of Arizona pada 2019 akan tetapi dirinya sudah mau keluar pada 2020 ini. Green memutuskan untuk masuk kedalam NBA draft 2020. Bagi pecinta NBA pastinya sudah paham apa itu NBA Draft, NBA draft adalah acara tahunan dari National Basketball Association (NBA)  sejak tahun 1947. Melalui NBA Draft dapat ditetapkan pemain Rookie yang memenuhi syarat dan ingin bergabung dengan liga. Cara ini adalah khas pemain basket dari perguruan tinggi dan juga pemain internasional yang memenuhi syarat untuk masuk draft.

Josh Green merupakan pemain sayap potensial

Ada sejumlah pihak yang menyebut kalau Josh Green adalah salah satu pemain sayap potensial. Pernyataan ini didukung dengan bentuk tubuh Green yang atletis. Selain itu, Green juga mampu menahan berbagai posisi dan melakukan shoot tripoin. Pada kesempatan ini, Green mengaku kalau sementara ini dia harus masih mempelajari banyak hal. Dia merasa kalau waktu dirinya di University of Arizona telah membantu dirinya mempersiapkan diri untu mengambil langkah berikutnya demi mencapai salah satu tujuannya yaitu masuk NBA.

Menurut sejumlah sumber, Josh Green adalah pemain basket yang berasal dari Australia. Saat ini dia berada di peringkat 21 dalam daftar prospek ESPN. Tercatat bahwa, pebasket yang lahir pada 16 November 2000 tersebut mencetak rata- rata 11,9 poin, kemudian 4,6 rebound, lalu 2,6 assist dan 1,5 steal pada saat membela Arizona.  Hebatnya, Green memasukkan 36 persen tembakan dari belakang garis busur besar. Kemudian pada akhir musim ini dia telah mencatatkan 19 poin, 4 rebound, 3 assits dan 2 steal saat melawan Washington di ajang Pac-12. Pada saat itu, pertandingan disaksikan sejumlah manajer umum NBA. Ini adalah pertandingan terakhir sebelum akhirnya NCAA membatalkan turnamen karena pandemi corona melanda.

Josh Green lahir dikeluarga penyuka olahraga basket

Josh Green dilahirkan dari keluarga yang menyukai olahraga basket. Kedua orangtuannya bermain sebagai pebasket profesional di Australia. Sang kakak kuliah di University of Nevada, Las Vegas (UNLV). Pebasket 20 tahun tersebut sempat mendapat panggilan dari timnas Australia saat kualifikasi Piala Dunia pada usia 17 tahun. Green bisa saja dipanggil kembali dan melakukan debut pada Olimpiade 2020 yang akhirnya ditunda karena corona.

Saat ini Green tengah berada di kampung halamannya Australia sebab semua kompetisi olahraga dilakukan pembatalan. Meskipun begitu, Green tetap lakukan latihan dan menjaga kebugaran.  Tidak hanya itu, dengan berada dirumah, Green mengaku kalau dirinya sedang menikmati waktu bersama keluarga. Dia sempat mengaku juga kecewa karena turnamen harus berakhir dengan cara seperti ini.  Setelah beberapa hari istirahat, dia siap mengejar hal lain. Selain Green, ada pebasket Nico Mannion juga telah menyatakan kalau dirinya juga ikut NBA Draft tahun ini. Sehingga, klub Arizona harus siap kehilangan pemain – pemain mudanya. Baik Green dan Nico Mannion adalah bakat – bakat baru dari Arizona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here