Fred VanVleed NBA

FFSPORTZ.COMBerita Basket – Masyarakat dunia masih menghadapi wabah Covid-19, begitu juga dengan Amerika serikat sebagai negara dengan kasus tertinggi positif corona. Jika berbicara Amerika Serikat dikaitkan dengan NBA, ada kabar yang mengatakan kalau liga basket paling prestis di dunia itu akan digelar kembali. Namun, menurut Guard dari klub Toronto Raptors, Fred VanVleet mengatakan kalau hal itu masih diragukan. Bukan tanpa alasan tentunya, sebab situasinya masih belum kondusif untuk melanjutkan kompetisi NBA 2019-2020 karena pandemi corona yang semakin meluas di Amerika Serikat.

Fred VanVleet sebut NBA sudah berakhir secara prematur

Selain merasa tidak yakin kalau NBA musim 2019 -2020 dapat digulirkan kembali, pebasket yang lahir pada 25 Februari 1994 itu juga menyebut kalau kompetisi liga basket NBA sudah berakhir secara prematur pada 11 Maret 2020 kemarin. Fred VanVleet mengatakan kalau saat ini setiap orang sedang mempersiapkan skenario terburuk yaitu musim dibatalkan. Dirinya melakukan apa yang harus dilakukan untuk menghadapi situasi ini sebagai pemain. Pebasket yang memiliki nama lengkap Fredderick Edmund VanVleet Sr. juga mengatakan kalau para pemilik klub dan pihak penyelenggara liga tengah berjuang untuk melanjutkan kompetisi semaksimal mungkin.

Menurut  pebasket profesional Toronto Raptors itu sebaiknya Federasi tidak memaksakan liga basket NBA 2019-2020 tetap berlanjut jika kondisi tidak memungkinkan. Ditambah lagi dengan jumlah korban di Amerika Serikat yang sangat banyak, hingga saat ini jumlah pasien positif corona sudah mencapai sekitar 500 ribu jiwa. Kemudian, ada wacana kalau basket NBA digelar tanpa penonton, VanVleet bersepandapat dengan Lebron James. Pebasket 26 tahun itu juga menolak pertandingan tanpa penonton jika musim ini dilanjutkan. Dia mengaku lebih memilih bertanding dengan penonton yang memadati seluruh arena stadion.

VanVleet curiga ada motif uang dalam penyelenggaraan kembali NBA

Diketahui bersama kalau kompetisi liga basket NBA ditangguhkan sejak 11 Maret lalu. Sejak itu pihak NBA belum memutuskan kapan kompetisi akan berlanjut kembali. Dan kabarnya pihak Federasi tidak memberi keputusan apapun tentang keberlangsungan NBA 2019-2020 hingga akhir bulan April nanti. Secara mengejutkan, VanVleet berpikiran bahwa ada motif lain dibalik keinginan Federasi untuk melanjutkan kompetisi yang masih ditangguhkan ini. Dia merasa curiga kalau dibalik penyelenggaraan kompetisi ini ada alasan atau motif uang. Sebab dia mengetahui kalau Federasi terus mencari cara untuk sebisa mungkin melanjutkan kompetisi.

Pebasket kelahiran Illinois ini tidak terkejut kalau dirinya dan pebasket NBA lain gagal kembali berlaga dan tidak terlalu kaget juga ketika kompetisi tetap akan dilanjutkan. Dengan bijak pebasket yang menjadi kunci kemenangan Toronto Raptors di musim kompetisi NBA 2018-2019 kemarin itu mengatakan kalau sangat tidak etis hanya memikirkan soal uang dan bisnis di tengah krisi kesehatan seperti ini. Dia mendorong semua pihak untuk lebih mementingkan aspek kemanusiaan. Maka dari itu, pemain basket yang sempat masuk Undrafted NBA pada 2016 lalu itu tidak keberatan kalau ada pemotongan gaji kepada para pebasket dan staff NBA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here