Atlet Bulu Tangkis Pelatnas
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMAtlet Bulutangkis Indonesia – Tak terasa Ramadhan akan segera berakhir, dan Lebaran sudah didepan mata. Rasa bahagia bercampur cemas dirasakan semua orang. Bahagia karena akan segera berkumpul dengan keluarga dan cemasnya adalah hari Lebaran kali ini ditengah ancaman pandemi virus corona. Hal ini tidak seberapa dibandingkan dengan para atlet bulu tangkis Timnas Indonesia. Para atlet harus tetap jalani karantina dan untuk libur Lebaran, mereka bakal tetap tinggal di Pelatnas Cipayung. PBSI tidak mengijinkan para atlet untuk meninggalkan Pelatnas selama libur Hari Raya Idul Fitri.

Para atlet bulu tangkis tetap berada di Pelatnas

Pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H mendatang staf dan karyawan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan diliburkan selama 6 hari yaitu pada 21 – 26 Mei 2020. Namun, untuk para atlet akan tetap menjalani karantina tertutup di Pelatnas. Hal ini demi menjaga kesehatan dan keselamatan mereka. Para Atlet akan diperbolehkan untuk menerima kunjungan dari oangtua dan keluarga secara terbatas di waktu Lebaran, sesuai aturan atau SOP PBSI. Kegiatan ini akan dijadwalkan dan dikoordinasi oleh tim Pembinaan Prestai (Binpres) dan tim dokter dari PBSI.

PBSI telah menerapakan aturan yang ketat kepada atlet bulu tangkis pada libur Hari Raya Idul Fitri nanti. Mereka belum boleh meninggalkan Pelatnas dimana hal ini bertujuan agar para atlet tidak terinfeksi virus corona. Pebulu tangkis yang berada di Pelatnas hanya boleh menerima kunjungan, namun harus sesuai dengan peraturan PBSI. Meskipun begitu, PBSI akan tetap memberikan fasilitas dan kebutuhan para atlet di Pelatnas termasuk kebutuhan makanan dan latihan. Menurut Sekjen PP PBSI, Achamd Budiharto mengatakan kalau para atlet akan diatur dan dikontrol oleh bagian – bagian yang terkait.

Semua pihak Jalani kegiatan di Pelatnas berdasar protokol keselamatan

Pihak PBSI juga akan mendiskusikan kemungkinan pelaksanaan teknis Shalat Ied di Pelatnas. Jika dimungkinkan, maka kegiatan Shalat Ied juga harus tetap mengacu pada protokol keselamatan dari pemerintah.  Satu hal yang memang harus disyukuri yaitu ditengah masa pandemi corona seperti saat ini, PBSI masih dapat memenuhi kebutuhan internal demi tetap terjaganya situasi yang kondusif di Pelatnas. PBSI telah membayar gaji dan THR karyawan serta pelatih secara penuh. Kemudian, PBSI juga telah merencanakan untuk kembali beraktivitas secara normal kembali pada 2 Juni 2020 mendatang. Namun rencana ini tetap berdasarkan dari keputusan pemerintah sebab masih berlakunya masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)

Sementara itu, demi memastikan kawasan Pelatnas bebas dari Covid-19, PBSI akan melaksanakan Rapid test yang ketiga pada 27-29 Mei 2020 mendatang. Rapid test yang ketiga ini akan dilakukan secara bertahap selama tiga hari, karena seluruh staf dan karyawan PBSI juga akan ditest sebelum kembali bekerja di lingkungan Pelatnas dengan jadwal normal. Hal ini bertujuan juga membantu pemerintah untuk memantau dan membatasi perkembangan Covid-19. Para atlet hingga saat ini masih menjalani program latihan khusus selama masa pandemi Covid-19 demi menjaga kebugaran tubuh dan menjaga agar semangat kompetisi tidak hilang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here