Naomi Osaka Cincinnati Open 2020
indoagen

Berita Petenis – Sempat menyatakan mundur dari turnamen ATP/WTA Cincinnati Open 2020, akhirnya bersedia tampil. Berhasil melaju ke babak final, secara mengejutkan Naomi Osaka batal tampil untuk melawan Victoria Azarenka pada Sabtu, 29 Agustus 2020 tengah malam WIB. Pembatalan tersebut bukan karena Osaka masih memboikot pertandingan, akan tetapi disebabkan cedera. Alami cedera hamstring sebelah kiri saat tie break di set kedua semifinal, petenis keturunan Jepang tersebut umumkan pengunduran dirinya pada Sabtu waktu Indonesia melalui akun twitter.

Osaka Suarakan Ketidakadilan Warga Kulit Hitam di Amerika Serikat Secara Lantang

Dua hari sebelum menangi laga semifinal Cincinnati Open 2020 Osaka suarakan ketidakadilan warga kulit hitam di Amerika Serikat secara lantang. Jagad tenis tidak sendiri, boikot pertandingan juga dilakukan oleh banyak atlet yang bermain dalam NBA dan WNBA, sepak bola (MLS) dan bisbol (MLB). Pernyataan untuk menyerukan ketidakadilan ras Osaka yang ditulis di akun media sosialnya usai melihat pemberitaan tentang boikot yang dilakukan para pemain NBA.

Aksi itu dilakukan setelah terjadi penembakan pada seorang warga kulit hitam yang bernama Jacob Blake oleh polisi di Wisconsin. Osaka yang aktif menyuarakan masalah rasisme pada masa vakum kompetisi, sejak Maret merasa berkewajiban untuk turut bersuara. Setelah berdiskusi dengan agennya, mereka menyampaikan pendapat pada pihak WTA. Osaka akhirnya mengunggah pernyataanya.

Osaka Tak Menduga Efek Suarakan Ketidakadilan Warga Kulit Hitam

Petenis keturuna Haiti-Jepang itu tak menyangka seruannya tentang masalah rasialisme mendapat dukungan luas. Media internasional segera memberitakan pengunduran diri Osaka. Setelah pernyataan Osaka menjadi pembicaraan dunia olahraga, perwakilan dari USTA, ATP dan WTA bertemu untuk membahas respon mereka. CEO WTA, Steve Simon bahkan menelepon langsung Osaka untuk menyatakan dukungan. Dua jam setelah pengumuman pengunduran diri Osaka, panitia mengumumkan penundaan semifinal yang seharusnya berlangsung Kamis menjadi Jumat.

Keputusan pihak WTA tersebut mengejutkan Osaka. Dalam benaknya, hanya Roger Federer, Rafael Nadal, Novak Djokovic dan Serena Williams yang memiliki kekuatan yang bisa mendorong pimpinan oraganisasi tenis untuk menunda pertandingan. Akhirnya kamis siang, ia bersedia melanjutkan kompetisi. Osaka senang bisa melewati semifinal dan memenangkannya. Osaka mengenakan kaus hitam bertuliskan `Black Lives Matter` dengan latar belakang kepalan tangan, merangkap pakaian tenisnya. Tak ada perayaan apapun usai mengalahkan Mertens. Jika tak melanjutkan bermain, Osaka mungkin akan kehilangan kesempatan baik untuk menjadi juara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here