Novak Djokovic Pecahkan Rekor Grand Slam Dunia

FFSPORTZ.COMNovak Djokovic – Beberapa waktu lalu mantan juara Wimbledon, Goran Ivanisevic telah yakin kalau Novak Djokovic bakal mampu memecahkan rekor gelar juara Grand Slam milik Roger Federer. Dan hal itu akan bisa dimulai pada tahun ini. Kini diketahui bahwa petenis asal Serbia itu telah berhasil mengantongi 17 gelar juara Grand Slam. Petenis nomor wahid itu masih di bawah dua rekannya dalam The Big Three yaitu Roger Federer dengan 20 gelar dan Rafael Nadal dengan 19 gelar Grand Slam. Kali ini, Djokovic muncul dengan pernyataan yang menghebohkan jagad tenis dunia. Dia mengatakan kalau dirinya yakin bisa memenangkan paling banyak Grand Slam dan memecahkan rekor nomor satu paling lama.

Djokovic yakin raih Grand Slam terbanyak dan peringkat satu terlama

Pernyataan Novak Djokovic yang cukup menghebohkan telah banyak terdengar oleh para pecinta olahraga tenis. Dia yakin kalau dirinya sanggup memenangkan gelar Grand Slam terbanyak dan menjadi pemegang peringkat satu paling lama sebelum pensiun. Bukan tanpa sebab petenis 32 tahun itu menyatakan hal yang demikian. Saat ini memang dirinya sedang dalam posisi di atas angin, dia terakhir meraih Grand Slam pada gelaran Australia Open 2020 pada awal tahun ini. Namun, setelah itu banyak agenda turnamen tenis dunia baik ATP dan WTA yang terpaksa dihentikan atau ditunda sebab adanya wabah Covid-19 pada awal Maret lalu.

Djokovic tercatat telah mengangkat trofi ATP Cup bersama Serbia, kemudian memenangkan gelar Grand Slam kedelapannya di Australia dan juga menggenapinya dengan kemenangan kelima di Turnamen Dubai Tennis Championship. Ia memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 21.  Sementara untuk bintang tenis asal Swiss, Roger Federer juga memiliki rekor total jumlah pekan di posisi peringkat satu sebanyak 310 pekan dan pekan beruntun di posisi puncak 237. Dibandingkan dengan peringkat satu Djokovic selama 282 pekan dan 122 pekan secara beruntun.

Djokovic tidak melanjutkan niatnya untuk pensiun

Rekan Djokovic yaitu Federer berusia 39 tahun dan pada Agustus nanti, dia akan berusia 40 tahun. Sementara Djokovic mengatakan kalau dirinya masih akan bermain pada usia 40 tahun. Suami dari Jelena itu mengatakan kalau dirinya tidak percaya dengan batasaan. Dia berpikir kalau batasan hanyalah ilusi dari ego atau pikiran seseorang. Memang sempat kepikiran untuk pensiun, ketika didukung pernyataan dari sang istri, Jelena. Keinginan pensiun muncul ketika, Djokovic kalah straight dari petenis yang tidak diunggulkan, Benoit Paire pada Miami Open 2018 lalu.

Kekalahan yang dialami Djokovic di Miami Open itu menurut pernyataan sang istri yang didapat dari Djokovic sendiri adalah kekalahan yang mengenaskan. Bahkan dia sempat mempersilahkan Edoardo untuk bicara dengan sponsor Djokovic. Djokovic ingin menjelaskan pada mereka, apakah dirinya akan berhenti enam bulan, setahun atau bahkan selamanya. Namun, hal mengejutkan terjadi, Djokovic tidak melanjutkan rencana pensiunnya dan bangkit kembali untuk meraih kemenangan di Wimbledon Juli itu. dalam sebuah wawancara yang cukup panjang lebar itu, Djokovic sempat menyinggung masa sulitnya di masa lalu dengan kesehatannya, pernikahannya dan selamat dari pemboman di negara asalnya Serbia pada 1999. Wawancara secara lengkap akan disiarkan di Amerika Serikat di akhir pekan ini dan pada jaringan olahrag regional dan internasional pada pekan depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here