Novak Djokovic Tentang Kebijakan Vaksinasi Corona Atlet

FFSPORTZ.COMBerita Tenis – Sebelumnya Novak Djokovic sangat peduli dengan para korban dan pencegahan terhadapa virus Covid-19. Seperti kemarin, Djokovic telah menyumbang dana kepada masyarakat para korban dan alat medis ke Serbia, kampung halamannya.  Untuk kali ini ceritanya sedikit beda, Petenis nomor satu dunia itu ternyata mengaku sedang mengahadapi persoalan yang sulit dengan vaksin corona di musim kompetisi yang akan digelar kembali nanti. Secara pribadi Djokovic mengaku keberatan untuk menyuntikkan vaksin ke tubuhnya, akan tetapi jika ini merupakan syarat wajib sebelum mengikuti kompetisi, maka dia akan memikirkan secara matang lagi dalam menentukan keputusan.

Djokovic menentang kebijakan vaksinasi corona

Tidak hanya keberatan dengan vaksinasi Corona, Djokovic juga bahkan menentang vaksin tersebut. Dirinya tidak ingin ada paksaan dari seseorang untuk jalani vaksinasi. Sebagaimana diketahui bahwa pertandingan atau kompetisi tenis akan dimulai lagi sekitar Juli, Agustus atau September. Namun tidak ada yang mampu memprediksi masa depan tersebut. Sampai berita adanya vaksinasi corona muncul, Djokovic belum mengetahui tentang aturan yang mengharuskan menjadi syarat wajib penduduk setelah masa karantina. Bahkan petenis 33 tahun itu mengatakan kalau bisa jadi karantina selesai tapi vaksinnya belum ada.

Sementara itu, pada bulan lalu, mantan pemain tenis nomor satu dunia Amelie Mauresmo mengatakan kalau sisa musim tenis 2020 mungkin ditiadakan. Namun, jika harus dilaksanakan kembali maka pemain harus mendapat vaksinasi terhadap virus corona. Secara sederhananya, Amelie Mauresmo  mengatakan kalau tidak ada vaksin artinya tidak ada gelaran tenis. Sedangkan dari pihak medis mengatakan kalau vaksin untuk melawan virus ini tidak akan siap sampai tahun depan. Mereka masih dalam proses pembuatan vaksin corona. Hal ini semakin meningkatkan keraguan apakah turnamen tenis musim ini bisa dilanjutkan atau tidak.

Turnamen Madrid Open virtual diikuti petenis dunia

Sedikit bergesar dari kegundahan Djokovic dengan adanya vaksinasi corona, besuk tepatnya Senin, 27 April sampai 30 April 2020 akan diselenggarakan turnamen Madrid Open Virtual. Sebenarnya kompetisi ini sudah digagas sejak 6 April lalu dan selain itu, daftar nama para peserta kompetisi pun sudah diumumkan. Diketahui ada 16 petenis putra dan putri dunia yang akan ikut ambil bagian dalam turnamen itu. Dua pemain teratas dari masing – masing grup akan maju ke perempat final dengan sistem gugur.  Masing – masing pemenag di evet ATP dan WTA akan memperoleh 150 ribu Euro. Dan kabarnya hadiah tersebut akan didonasikan untuk rekan seprofesi yang sedang alami kesulitan finansial akibat wabah corona. Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Direktur Madrid Open, Feliciano Lope dimana dia mengatakan kalau tujuan turnamen ini bukan sekedar hiburan akan tetapi melakukan sumbangsih  kepada mereka yang alami kesulitan ekonomi akibat covid-19.

Beberapa nama petenis yang sudah memastikan diri akan mengikuti turnamen tersebut diantara untuk sektor putri ada Angelique Kerber, Bianca Andreescu, Caroline Wozniacki dan Victoria Azarenka. Sementara untuk sektor putra ada Andy Murray, Alexander Zverev, Stefanos Tsitsipas, Rafael Nadal. Sekedar informasi saja, turnamen Mtua madrid Open Virtual Pro ini akan disiarkan secara online dengan komentar, wawancara serta akan tersedia ke dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here