Selebrasi Khas Haaland

FFSPORTZ.COMLaga Liga Champions – Diketahui bahwa pada leg pertama babak 16 besar klub raksasa Jerman Borussia Dortmund telah mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 2-0. Pada leg pertama Liga Champions tersebut, Striker muda Erling Haaland mampu mencetak 2 gol. Layaknya pencetak gol, Haaland yang masih 19 tahun juga melakukan selebrasi. Selebrasi Haaland terbilang unik sebab menampilkan  sikap seperti sedang meditasi. Melihat kekalahan tersebut, PSG tidak tinggal diam di leg kedua. Mega bintang mereka Neymar jr sudah merencanakan untuk balas kekalahan tersebut. Bukan mendapatkan pujian, malah skuat PSG telah mendapat cemoohan. Bahkan dari pendukung PSG sendiri. Apa yang sudah dilakukan oleh Mbappe dan kawan – kawan?

Ajang balas dendam Neymar pada Haaland leg kedua Liga Champions

Pada leg kedua babak 16 besar liga champions antara PSG dan Borussia Dortmund, Neymar dan kolega berhasil membalas kekalahan di leg pertama atas Dortmund. Selebrasi Haaland di leg pertama membuat neymar menjadi geram. Neymar memang sudah merencanakan untuk balas kekalahan dan juga selebrasi dari Erling Haaland. Rencana Neymar berjalan mulus, PSG lolos ke perempat final Liga Champions setelah mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 (agregat 3-2).

Di pertandingan penentuan, Neymar mencetak gol pembuka PSG yang kemudian menyita perhatian pecinta sepakbola. Setelah mencetak gol, Neymar merayakan golnya atau selebrasinya berbeda dari sebelumnya. Dia meniru gaya selebrasi gol Haaland yaitu pose meditasi pada saat menjebol gawang PSG pada saat leg pertama. Menurut bek tengah PSG, Marquinhos mengungkapkan kalau hal itu sudah direncanakan sebelum leg kedua digelar. Marquinhos juga mengatakan kalau Neymar merupakan sosok pemain sepakbola yang tidak takut dan selalu merespons provokasi. Dirinya sudah diperingatkan Neymar kalau membiarkannya dan tidak mencegah Neymar.

Skuat PSG tuai kecamaan dan cemoohan dari pecinta sepakbola

Usai pertandingan, para pemain PSG mengunggah video yang menampilkan seluruh skuad mempermalukan selebrasi gol Haaland diruang ganti. Setelah itu PSG dan Neymar sama-sama banjir kecaman dan cemoohan, bahkan dari para fans PSG sendiri.  Tidak hanya itu, Ayah Haaland, Alf- inge juga mengecam aksi PSG pada putranya tersebut. Selain kecaman, PSG dan terutama Neymar menghadapi kritik atas ulah mereka terhadap Haaland. Kemenangan PSG yang seharusnya menjadi suatu kebanggaan malah berakhir sebaliknya sebab ulah yang tidak dewasa dari seluruh skuatnya, terlebih bagi si penggagas Neymar.

Dalam leg kedua yang sengit tersebut, PSG unggul 2-0 atas Dortmund. Neymar mencetak gol dimenit ke-28 dan Juan Bernat Velasco di menit ke-45+ 1. Sementara di kubu Dortmund pada laga yang digelar di daerah North Rhine-Westphalia, Emre Can harus dikeluarkan sebab mendapat kartu merah karena telah menjatuhkan Neymar. Dengan kemenangan tersebut, skuat PSG merasa diatas angin dan mereka semua melakukan selebrasi khas Haaland di lapangan dan juga di ruang ganti sambil tertawa puas. Sontak hal tersebut dinilai bukan sekedar balas dendam ala sepak bola, melainkan justru penghinaan yang direncanakan terhadap Haaland.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here