NBA Dan Pebasket Masih Negosiasi Soal Pemotongan Gaji Akibat Virus Corona

FFSPORTZ.COM – Dengan mewabahnya virus covid-19 atau biasa disebut virus Corona banyak orang berbondong untuk saling membantu dan saing meringankan beban akibat krisis kesehatan yang sedang melanda dunia. Sebelumnya sudah ada beberapa nama pebasket yang mendonasikan sejumlah dana untuk membantu korban corona, kemudian ada juga yang membantu mendistribusikan sejumlah alat kesehatan dan lainnya. Kemudian, bagi pihak penyelenggara kompetisi bola basket Amerika Serikat  atau NBA dan Asosiasi Pebasket (NBPA) masih belum ada kesepakatan tentang pemotongan gaji pemain karena imbas virus corona. Diberitakan kalau kebijakan pemotongan gaji ditempuh bagi klub – klub yang alami gangguan secara finansial.

Penundaan kompetisi NBA membuat sejumlah klub merugi

Seiring dengan penundaan kompetisi NBA karena mewabahnya virus corona membuat sejumlah klub alami kerugian. Banyak klub yang masih bergantung pada penjualan tiket pertandingan demi menunjang keberlangsung mereka di NBA, selain itu juga dari hak siar televis.  Menurut laporan The Athletics, saat ini pihak NBA masih melakukan proses negosiasi dengan Asosiasi pebasket terkait dengan pemotongan gaji atlit. NBA mengajukan tawaran pemotongan gaji sebesar 50 persen. Pihak NBA akan melakukan pemangkasan gaji para atlit mulai diberlakukan pada 15 April 2020 nanti. Akan tetapi, Asosiasi pebasket menolak hal tersebut karena angka yang diajukan dan waktu dimulainya pemotongan gaji tersebut.

Jelas disini bahwa pihak Asosiasi setuju dengan diberlakukannya pemotongan gaji pemain basket namun untuk jumlah nominal dan waktunya masih perlu dipertimbangkan lagi. Pihak NBPA menginginkan pemotongan gaji sebesar 25 persen. Sedangkan jika berbicara soal waktu diberlakukannya, pihak Asosiasi Pebasket menginginkan agar dimulai pada bulan Mei mendatang. Kedua oragnisasi tersebut masih akan terus berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik.

Financial sejumlah pihak NBA terkena imbas pandemi virus corona

Virus covid-19 membawa dampak serius di bidang ekonomi. Tak hanya kalangan biasa, sejumlah klub untuk banyak cabang olahraga di dunia juga terkena imbasnya.  Lalu bagaimana dengan NBA? Jelas seklai bahwa Finansial sejumlah pihak NBA terkena imbas virus ini juga. Bukan hanya para atlit, bahkan staf dan pekerja untuk klub yang selaman ini bergantung pada berjalannya kompetisi sangat terasa seklai dampaknya. Sejak 11 maret lalu kompetisi NBA dihentikan dan masih belum diketahui kapan akan di mulai lagi. Untuk WNBA atau kompetisi basket putri Amerika Serikat, baru dimulai pertengahan Mei 2020, namun tidak mustahil bisa diundur.

Jika berbicara mengenai pemotongan gaji, langkah sudah banyak diambil klub – klub sepakbola dunia, Seperti misalnya Klub Liga Inggris dan Bundesliga. Dalam kompetisi Liga Inggris saja sejumlah klub sudah merumahkan sebagian staf mereka. Dan bahkan beberapa Klub Bundesliga seperti Dortmund, Muenchen, Leipzig dan Leverkusen lakukan potongan gaji pemain sepak bola untuk disumbangkan kepada korban virus corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here