NBA Dan Klub Serius Melawan Virus Covid-19 Di Amerika Serikat
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMBerita Basket – Saat ini semua orang diseluruh dunia sedang melawan Covid-19, tak terkecuali  dengan NBA. Namun, salah satu dari jurnalis senior ESPN untuk NBA, Brian Windhorst secara mengejutkan mengabarkan ada wacana serius untuk menghentikan NBA musim ini.  Jika memang langkah untuk menghentikan benar – benar dilakukan, bisa dipastikan kalau NBA akan mengikuti langkah yang telah diambil oleh Liga Basket Profesional Tiongkok, CBA. Dia sempat mengatakan kalau saat ini muncul pesimisme yang sangat besar untuk melanjutkan liga basket NBA. CBA saat ini dihentikan sementara, akan tetapi pada awalnya liga itu bakal dilanjutkan pada 15 April karena belum keluarnya izin dari pemerintah. Dengar – dengar, pihak CBA akan kembali menggulirkan pertandingan pada Mei.

Klub Sacramento Kings Bantu korban Covid-19

Ditengah hiruk pikuk mengenai digelar atau tidaknya NBA, salah satu klub basket yang bermain di liga basket paling kondang sejagad itu sibuk melawan Covid-19. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, bahwa saat ini, Amerika Serikat telah menempati urutan teratas untuk kasus infeksi corona di dunia.  Sacramento Kings tengah membantu para korban Covid-19. Kings melakukan langkah nyata untuk membantu masyarakat Amerika Serikat, khususnya di Negara Bagian California. Hal ini mereka lakukan salah satunya demi menanggulangi penyebaran wabah virus corona di Amerika Serikat.

Klub yang dimiliki oleh Vivek Ranadive itu telah membagikan sejumlah video dan foto dimana mereka telah mengubah markas lama mereka yaitu Sleep Train Arena menjadi rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19. Diketahui bahwa sebelum bernama Sleep Train Arena, dulunya memiliki nama Arco Arena. Tempat ini merupakan bekas markas Kings di kancah liga basket NBA selama 27 tahun, sejak 1988 hingga 2015. Sejak ditinggalkan Kings, markas tersebut hanya sesekali menjadi tempat latihan tim G League yang berasosiasi dengan Sacramento Kings yaitu Stockton Kings. Selain itu, Kings juga berdonasi sebesar US $250 ribu atau sekitar Rp 4,1 miliar, serta memberikan bantuan masker medis kepada badan kesehatan California.

NBA donasi korban Covid-19 dengan jual masker berlogo klub

Jika sebelumnya Kings telah membantu berupa rumah sakit sementara, donasi dan membagikan masker, NBA juga tidak mau ketinggalan. Kali ini pihak NBA menjual masker dengan gambar logo klub – klub peserta kompetisi dari LA Lakers hingga Toronto Raptors. Dengar – dengar masker yang bergambar logo klub NBA ini dibandrol lumayan mahal. Satu masker dijual dengan harga US$15 atau sekitar Rp 231 ribu. Masker ini tersedia untuk ukuran dewasa dan anak – anak. Menurut laporan, masker bergambar logo klub tersebut ada 30 logo klub NBA. Selain itu juga ada 12 logo dari klub WNBA

Untuk saat ini masker NBA tersebut masih bisa dibeli dengan cara pre-order dan akan dikirim ke pemesan selambat – lambatnya pada 1 Mei 2020 melalui toko online NBA.  Pihak NBA akan menyumbangkan seluruh keuntungan dari penjualan masker yang bergambar logo klub tersebut kepada para korban corona melalui Feeding America dan Second Harvest Canada. Masker ini terbuat dari kain dan selain itu masker ini bukan perangkat medis dan menyarankan bahwa profesional kesehatan untuk tidak memakai masker ini di lingkungan perawatan kesehatan. Hal ini didukung dari pernyataan WHO, Mereka menganjurkan kepada masyarakat umum untuk memakai masker ini demi mencegah penyebaran Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here