Naomi Osaka Raih Gelar Grand Slam US Open 2020

Berita Tenis – Usai kalah di set pembuka, akhirnya Naomi Osaka mampu bangkit hingga menutup pertandingan dengan kemenangan. Osaka berhasil kalahkan Victoria Azarenka dengan skor 1-6, 6-3, dan 6-3 di final US Open 2020. Berkat kemenangan tersebut, petenis unggulan keempat tersebut telah sukses menyabet gelar juara US Open 2020 dan sekaligus menambahkan torehan koleksi Grand Slam yang ketiga sepanjang kariernya. Dengan melihat hasil pertandingan, petenis keturunan Jepang itu menjadi petenis pertama dalam 25 tahun terakhir yang menang di US Open usai kehilangan set pertama.

Naomi Osaka Meraih Gelar Juara US Open 2020

Secara keseluruhan, Osaka telah menghasilkan 34 winner dengan melakukan 26 unforced error- setengah di antara kesalahan tersebut ia lakukan di set pertama. Osaka berhasil mengubah lima dari 12 peluang break point yang ia ciptakan sambil memenangkan hampir setelah dari semua poin pada pengembalian servis lawan. Sementara itu, lawanya Azarenka yang merupakan bukan petenis unggulan mampu tampil impresif. Azarenka tampil impresif saat melawan sesama juara Grand Slam dan sekaligus seorang ibu, Serena Williams di semifinal.

Azarenka telah melakoni final Grand Slam pertamanya dalam tujuh musim terakhir. Akibat kekalahannya tersebut, Azarenka catatkan 0-3 di final US Open dan ketiganya kalah dengan tiga set. Sebelumnya, ia kalah dari Serena Williams di final musim 2012 dan 2013. Meski tampail cukup baik di final Grand Slam, namun Azarenka masih belum bisa kalahkan Osaka. Pada final kali ini, Osaka telah bermain dengan strategi permainan agresif.

Cedera Tak Halangi Osaka Raih Gelar Grand Slam Ketiganya

Laga final US Open 2020 kali ini mengingatkan pada final Cincinnati Open (Western & Southern Open) pada dua pekan lalu. Azarenka berhasil menjadi juara sebab Osaka Mundur karena alami cedera. Meski merasakan sakit akibat cedera, tak mengahalangi seorang Naomi Osaka  untuk mengalahkan petenis asal Belarusia tersebut di final US Open 2020. Dengan mengantongi dua gelar Grand Slam yakni US Open 2018 dan Australia Open 2019, Osaka mengaku bahwa dirinya berjuang keras menghadapi tekanan.

Di sisi lain, ada hal menarik di sepanjang perjalanan seorang Naomi Osaka  di Grand Slam kali ini. Petenis berdarah Haiti-Jepang itu mengenakan masker yang berbeda di setiap pertandingan. Setiap masker mewakili nama dari korban ketidakadilan ras dan kebrutalan pihak kepolisian. Tujuan ia melakukan itu dengan harapan akan meningkatkan kesadaran global akan kisah para korban rasialisme di Amerika Serikat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here