Nadal

FFSPORTZ.COMRafael Nadal – Bagi anda penggemar tenis sebaiknya masih harus bersabar untuk menunggu aksi bintang – bintang tenis dunia berlaga. Untuk sekian kalinya, ATP dan ITF telah memperpanjang masa penghentian turnamen di berbagai level hingga akhir Juli. Maka tidak salah jika petenis top dunia Rafael nadal mengatakan kalau dunia tenis telah kehilangan musim 2020 sebagai imbas dari Pandemi virus corona. Walhasil musim turnamen tenis 2020 kian tak pasti nasibnya. Hal ini sebagai kesimpulan dari pengumuman dari pihak ATP selaku Asosiasi tenis putra profesional dan  juga ITF selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap turnamen tenis pada Jumat 15 Mei 2020 kemarin.

Nadal sebut petenis di berbagai level kehilangan tenis musim 2020

Dengan adanya perpanjangan waktu penghentian turnamen akibat ketidakpastian pandemi corona yang masih belum mereda membuat altet tenis berbagai level kehilangan turnamen. Mereka kehilangan semua turnamen selama 4,5 bulan sejak dihentikan pada pertengahan Maret. Pihak ATP yang diwakili sang ketua, Andrea Gaudenzi mengatakan bahwa pihaknya telah menyesal telah megumumkan keputusan untuk memperpanjang penghentian turnamen. Namun pihaknya juga masih menilai opsi dalam upaya untuk melanjutkan tur saat telah memungkinkan digelar, termasuk penjadwalan ulang sisa musim ini.

Telah diketahui bersama sebelumnya yaitu pada bulan April kemarin ATP, ITF dan WTA (Asosiasi Tenis Putri) telah memperpanjang penghentian turnamen hingga 13 Juli. Selain itu, pada waktu yang sama juga, LTA yaitu Asosiasi Tenis Inggris telah memutuskan untuk membatalkan Wimbeldon 2020 yang sedianya akan digelar pada 29 Juni hingga 12 Juli. Setelah adanya pengumuman perpanjangan penghentian turnamen, Nadal menyatakan kalau dunia tenis telah kehilangan musim 2020. Dirinya masih berharap jika tenis masih bisa dilanjutkan untuk musim ini, tetapi sepertinya hal itu tidak akan terjadi. Dan Nadal akan bersiap untuk musim tenis tahun depan yaitu musim 2021.

WTA tak menegaskan penghentian turnamen tenis

Sementara WTA membuat keputusan yang berbeda, mereka menunda empat turnamen yang ajan digelar pada bulan Juli. Empat turnamen tersebut adalah turnamen level rendah diantaranya Bastad, Bucharest, Jurmala dan Lausanne. Meskipun tidak menegaskan penghentian turnamen hingga pada waktu tertentu, WTA telah kehilangan turnamen besar mereka yaitu WTA Premier Montreal yang dijadwalkan pada 7 -16 Agustus. Sebab  Pemerintah Quebec, Kanada membuat larangan menggelar acara yang leibatkan banyak orang hingga 31 Agustus. Turnamen tersebut merupakan salah satu pemanasan menuju Grand Slam US Open yang digelar pada 31 Agustus  hingga 13 September sehingga kesempatan petenis putri dunia akhirnya hilang.

Sedangkan dalam kalender ATP, perpanjangan penghentian turnamen akan membuat ditiadakannya ajang persaingan di Hamburg, Bastad, Los Cabos, Newport, Gstaad, Umag, Atlanta dan Kitzbuhel. Lima dari turnamen tersebut adalah turnamen – turnamen menuju US Open. Tanpa adanya turnamen – turnamen tersebut, bisa dipastikan kalau para atlet tenis akan kehilangan ajang pemanasan seandainya US Open digelar sesuai jadwal. Hingga saat ini, pihak Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) masih belum mengubah jadwal meski telah merencanakan beragam skenario penyelenggaraan di tengah pandemi Covid-19 misalnya memindah tempat turnamen yang lebih aman sebagai pengganti New York. Sementara untuk turnamen ITF yang tertunda adalah turnamen junior, senior , turnamen petenis berkursi roda, turnamen tenis pantai, dan juga ITF World Tennis Tour.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here