Dominic Thiem dengan Senang Hati

Atlet Tenis – Disaat sejumlah nama – nama petenis dunia mundur dari turnamen tenis yang akan digelar di Amerika Serikat, namun Dominic Thiem memiliki langkah berbeda. Petenis top dunia asal Austria tersebut berencana untuk pergi ke New York demi turun di Cincinati Open (Western & Southern Open) dan US Open 2020. Dalam pengakuannya, Thiem siap turun ketika turnamen dilanjutkan. Jika dirinya tidak bertanding, dia akan berada sedikit lebih lama di rumah. Petenis kelahiran 3 September 1993 itu melihat dengan cara yang netral tentang apa yang terjadi saat ini. Dia mengatakan kalau tenis adalah salah satu olahraga terbesar di dunia, seperti halnya F1 dan basket yang telah kembali, maka kini giliran bagi tenis untuk mengikutinya.

Thiem Dengan Senang Hati Ambil Bagian di US Open 2020

Dominic Thiem merasa bahwa dia bisa memutuskan untuk mundur dari turnamen di Amerika Serikat. Dia akan tetap berada di Eropa demi mempersiapkan diri untuk melakoni turnamen di Roma dan French Open, jika seandainya dia diharuskan melakukan karantina ketika kembali ke Eropa. Meskipun demikian, petenis yang kini berusia 26 tahun itu dengan senang hati untuk mengambil bagian pada US Open tahun ini meskipun akan ada banyak larangan. Thiem mengincar gelar kemenangan Grand Slam pertama dalam kariernya usai kalah tiga kali secara beruntun di final French Open 2018 dan 2019 serta Australian Open 2020 lalu.

Semisal pada turnamen awal tahun ini pada turnamen Asutralia Open 2020, Thiem telah begitu dekat untuk memenangkan gelar Australian Open musim ini dengan masuk partai final. Di final salah satu ajang Grand Slam yang digelar di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu, 2 Februari 2020 kemarin, pemenang delapan gelar tunggal ATP Tour tersebut bertemu dengan Novak Djokovic. Thiem sempat unggul 2-1, namun Novak Djokovic yang berjuang ekstra keras ternyata mampu menang lewat pertarungan sengit lima set dalam waktu tiga jam 59 menit.Djokovic memastikan gelar juara Australian Open 2020 setelah mengalahkan Thiem 6-4, 4-6, 2-6, 6-3, dan 6-4.

Harapan Dominic Theim Untuk Turun di US Open 2020 Sangat Tinggi

Dominic Thiem mengaku bahwa ekspektasi atau harapannya untuk turun di US Open 2020 sangat tinggi. Para petenis akan mengalami pengalaman yang sama sekali berbeda seperti diantaranya, tidak ada penonton, tim pendamping atlet yang hanya sedikit, hanya tinggal di hotel dan mungkin yang lainnya. Seperti yang sudah diketahui bahwa ada banyak petenis top dunia tidak akan hadir di US Open 2020. Jika dbandingkan dengan Australia Open musim ini, berarti US Open kurang begitu bernilai daripada biasanya. Meskipun demikian, Dominic Thiem benar – benar menantikan untuk bertanding.

Petenis yang memulai karier profesional sejak tahun 2012 itu juga berencana untuk bermain di Kitzbuhel, lalu Roma dan juga French Open. Thiem akan bisa bermain di Kitzbuhel, jika seandainya turnamen di Austria tersebut ditunda satu pekan demi menghindari benturan dengan pekan kedua US Open.  Usai Madrid Open dibatalkan, sejumlah isu mencuat bahwa turnamen di Kitzbuhel bisa mengisi kekosongan pekan tersebut. Sementara itu, sebagai informasi tambahan saja, dari sisi turnamen tenis WTA, Fiona Ferro meraih gelar juara Palermo Open 2020 usai kalahkan Anett Kontaveit di partai puncak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here