Kentaro Takahashi
indoagen

Atlet Voli JepangMiddle blocker Timnas voli Jepang, Kentaro Takahashi telah dikenal sebagai pemain bisbol pada awalnya. Namun,  gurunya di Yonezawa Central High School memperhatikan bakatnya dan meyakinkannya bahwa dia memiliki peluang yang lebih baik dalam olahraga bola voli. Ketika usianya 15 tahun, dia harus berhenti bermain bisbol karena cidera siku, lalu gurunya merekrut ke tim bola voli sekolah menengah.

Kentaro Takahashi Merupakan Middle Blocker Tangguh Timnas Voli Putra Jepang

Takahashi mewakili Universitas Tsukuba dimana sebuah institusi yang terkenal dengan program bola voli terbaik di Jepang. Setelah bertahun-tahun bekerja keras dan berkompetisi di kejuaraan universitas nasional, akhirnya dia mampu mengasah kemampuannya dan mengubah dirinya menjadi kekuatan yang tangguh dan net defender di tengah untuk tim nasional.

Takahashi telah menjadi simbol di level tertinggi permainan voli, diberkahi dengan tinggi dan kekuatan yang sangat penting untuk posisinya. Dia mengembangkan berbagai keahlian melalui pelatihan yang terus menerus, namun, dia tahu kelemahannya yakni akurasi dan dia juga fokus dalam bekerja keras untuk memperbaikinya. Prestasinya sejauh ini termasuk berpartisipasi dalam  FIVB Volleyball World Cup 2019, ketika Jepang mampu finis keempat secara keseluruhan.

Kentaro Takahashi Telah Mempelajari Beberapa Hal Untuk Dibagikan

Para pendukung tuan rumah senang dengan penampilan tim dan menyemangati mereka dari awal hingga akhir. Takahashi mengaku bahwa untuk tetap termotivasi, dirinya selalu menetapkan tujuan yang tinggi untuk diri sendiri dan memikirkan cara bagaimana untuk mencapainya. Ketika di World Cup, semua anggota Timnas memiliki tujuan yang sama untuk memenangkan medali untuk Jepang, jadi mereka bekerja keras bersama untuk mencapai tujuan itu.

Setelah menghabiskan berjam-jam berlatih di lapangan dan berkompetisi, pria yang tercatat sebagai penduduk asli Yamagata itu telah mempelajari beberapa hal yang dapat dia bagikan dengan orang lain. Dia mengatakan kalau latihan membuat sempurna, selain itu saat menangani stres dan tekanan, jangan coba-coba menghindarinya. Melainkan, pahami situasinya dan hadapi langsung. Sebagai middle blocker, keterampilan penilaian yang baik sangat penting. Di sisi lain, untuk saat ini tujuan utama Takahashi adalah tampil baik di tim untuk mendapatkan pengalaman bermain sekali seumur hidup bermain di Olimpiade di depan publik tuan rumah. Lalu, mengingat kesibukan setiap atlet menjelang Olimpiade, Takahashi mencoba mencari waktu untuk melakukan aktivitas rutin untuk menyeimbangkan hidupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here