Johanna Konta

FFSPORTZ.COMJohanna Konta – Ide Roger Federer untuk peleburan organisasi tenis dunia ATP dan WTA nampaknya masih banyak direspon para atlet tenis dunia. Setelah kemarin Rafael Nadal dan beberapa petenis dunia lainnya, kini ada petenis Johanna Konta yang juga mendukung ide Roger Federer  tersebut. Konta yang kini berada di WTA Player Council mengatakan kalau kesetaraan adalah hal yang penting. Untuk diketahui saja, Johanna konta adalah seorang petenis profesional yang lahir pada 17 Mei 1991. Sebelum mewakili Britania raya, Konta juga sempat mewakili Australia sampai tahun 2012.

Ide penggabungan ATP dan WTA pertama diutarakan Billie Jean king

Konta mengetahui bahwa jauh sebelum ide peleburan atau penggabungan dua organisasi tenis ATP dan WTA santer terdengar, ide tersebut pertama kali diutarakan oleh legenda tenis Billie Jean King. Kemudian, cuitan Federer berkontribusi menarik perhatian banyak pihak tentang hal itu. Konta mengatakan kalau Billie Jean King sudah mendahului ide tersebut sejak lama. Sehingga dia berpikir kalau ide tersebut merupakan hal yang sudah lama dibicarakan sejak lama. Akan tetapi ide yang keluar dari seorang Roger federer nampaknya membuat banyak pihak tertarik.

Ide penggabungan tersebut adalah sesuatu yang logis bagi Konta, meskipun ada banyak pihak yang pro maupun kontra. Perlu adanya diskusi panjang untuk mewujudkan hal itu, Konta menjadi salah satu pihak yang mendukung penggabungan dua organisasi tersebut sebab hal itu masuk akal. Kini dia mengajak semua pihak untuk melihat apa yang akan dilakukan pihak – pihak terkait untuk bisa mewujudkannya.

Prestasi dan pencapaian Luar biasa Johanna Konta di tenis

Di sisi lain, ketika berbicara mengenai prestasi dan pencapaian dari seorang Johanna Konta, musim lalu Konta telah mencatatkan hasil yang cukup baik. Ia melaju ke babak final di Roma, namun harus kalah dari Karolina Pliskova. Sebelum itu, dia juga kalah dari Marketa Vondrousova di semifinal French Open. Namun, Konta berhasil lolos ke perempat final di Wimbledon. Ia berhasil mengalahkan Sloane Stephens dan Petra Kvitova sebelum akhirnya kalah dari Barbora Strycova. Kemudian, pada Turnamen US Open musim lalu, Konta telah berhasil mengalahkan Daria Kasatkina dan Pliskova dalam perjalanan  menuju perempat final dan akhirnya harus kalah dari Elina Svitolina.

Konta tercatat telah memenangkan tiga gelar tour WTA, serta 11 gelar tunggal dan empat gelar ganda pada turnamen ITF selama kariernya. Konta meraih peningkatan peringkat yang cukup signifikan dari musim semi sampai akhir 2016, naik dari posisi 150 ke posisi 10 besar di nomor tunggal WTA. Hal ini menjadikan Konta sebagai petenis Britania pertama yang meraih peringkat 10 besar WTA sejak era Jo Durie selama 30 tahun sebelumnya. Periode ini masuk dalam hasil terbaiknya dalam turnamen Grand Slam pada 2016 lalu yaitu semifinal Australia Open 2016, Olimpiade Rio dn gelar tunggal WTA pertamanya Stanford Classic 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here