Atlet Tenis Putri Indonesia
indoagen

FFSPORTZ.COM Tenis Indonesia – Ada kabar yang cukup menggembirakan datang dari jagad tenis Tanah Air. Atlet tenis Indonesia untuk sektor putri punya kesempatan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020. Namun, tentu harus dibayar dengan perjuangan yang sangat berat.  Hal ini dikarenakan peringkat atlet – atlet tenis Indonesia masih jauh di luar 100 besar. Sementara ajang semua cabang olahraga di dunia yang paling bergengsi tersebut diincar para petenis – petenis kelas dunia. Atlet tenis Indonesia khususnya untuk sektor putri, memiliki peringkat di tunggal maupun ganda. Seperti apa peringkat para atlet tenis putri Indonesia? Berikut lebih jelasnya.

Saingan berat sejumlah atlet tenis putri Indonesia

Seperti yang sudah diketahui bahwa beberapa atlet tenis Tanah Air sudah malang melintang di jagad tenis dunia misalnya Beatrice Gumulya yang menempati ranking ke-780 di sektor tunggal dan ke-155 di sektor ganda. Kemudian ada Jessy Rompies menempati 896 di tunggal dan 166 di ganda.  Selanjutnya ada Aldila Sutjiadi dimana selama ini sering bermain rangkap di single (Tunggal) dan ganda campuran, menempati peringkat ke-378 perorangan dan ke-173 ganda. Aldila menyadari bahwa peluang meraih tiket ke Olimpiade sangat sulit sebab memiliki pesaing – pesaing yang sangat berat.

Aldila menuturkan misalnya pada Olimpiade 2012 dan 2016, petenis – petenis langganan juara dunia seperti Maria Sharapova, Serena Williams dan Angelique Kerber turut memburu medali. Ia mengatakan bahwa ajang Olimpiade sama beratnya dengan Grand Slam. Sehingga harus menaikkan peringkat untuk bisa masuk cut off. Petenis manis itu bertekad untuk bisa menembus 200 besar pada sektor tunggal. Hal ini sebagai langkah awal agar petenis peraih medali emas Asian Games 2018 dan SEA Games 2019 tersebut bisa masuk Grand Slam. Misalnya dengan mengikuti ajang Australia Open demi mendongkrak poin peringkat. Namun untuk Grand Slam sendiri ada batas peringkat minimal yang harus di tembus. Sebagai contoh minimal harus ikut tur 25 K lebih bagus lagi di 60 K.

Ganda tenis putri miliki peluang lolos lebih besar

Menurut pelatih pelatnas tenis, Deddy Tedjamukti menyebutkan kalau peluang lolos ganda putri memang lebih besar. Saat ini setiap petenis masih fokus pada pemeliharaan dan meningkatkan kondisi fisik. Latihan belum terlalu spesifik ke pertandingan karena memang belum ada turnamen yang bisa diikuti dalam waktu dekat. Diketahui bahwa sebelumnya pihak Federasi Tenis International (ITF) memastikan bahwa kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 berlangsung hingga 7 Juni 2021. Proses kualifikasi didasarkan pada peringkat ATP (putra) dan peringkat WTA (putri).

Sementara itu, Sekjen PP Pelti, Lani Sardadi menunggu revisi dari kalender WTA dan ATP Tour sepanjang tahun ini serta perkembangan dari pandemi Covid-19. Sebab, menurutnya setiap negara memiliki protokol kesehatan yang berbeda – beda. Jika seadainya tur sudah dimulai maka mengikuti turnamen bukan perkara mudah.  Lani juga mengatakan bahwa setiap negara memiliki jatah kuota maksimal sebanyak enam petenis di ajang Olimpiade. Sehingga, meski sangat berat, peluang lolos ke Olimpiade tetap ada. Tentu syaratnya selama libur kompetisi para atlet terus meningkatkan latihan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here