Menjadi Juara All England 2020 Serasa Mimpi Bagi Viktor Axelsen

FFSPORTZ.COM – Gelaran turnamen bulutangkis All England 2020 kemarin memang memberi banyak kejutan, tidak hanya kejutan untuk para penonton atau fans, melainkan juga bagi para atlit bulutangkis. Kejutan datang dari atlit bulutangkis tunggal putra yaitu Viktor Axelsen. Diketahui bahwa atlit bulutangkis asal Denmark tersebut masih belum bisa mempercayai kenyataan bahwa dirinya menjuarai All England 2020 kali ini.  Menurut pernyataan dari atlit yang lahir pada 4 Januari 1994 tersebut, dirinya merasa bahwa dia masih sedang berada dalam mimpi indahnya.

Usaha dan tekad Axelsen berbuah menjadi juara All England 2020

Sudah banyak diketahui oleh para atlit bulutangkis bahwa turnamen All England merupakan turnamen yang cukup besar dan sangat bersejarah dalam dunia bulutangkis. Maka dari itu Axelsen bermambisi dan bertekad sejak ronde awal untuk bisa menjadi juara.  Usaha dari atlit bulutangkis yang pernah menjuarai bulutangkis dunia pada 2017 lalu tersebut tidak sia – sia, kemenangan demi kemenangan diraihnya dari awal pertandingan hingga sampai di partai puncak.

Diketahui bersama bahwa pada babak final All England 2020 kemarin, Axelsen bertemu dengan Chou Tien Chen yang merupakan atlit bulutangkis nomor dua peringkat dunia saat ini. Banyak pihak yang pesimis dengan Axelsen untuk bisa memenangkan Final turnamen paling tua tersebut. Akan tetatpi pebulutangkis peraih medali perunggu di Olimpiade Musim Panas 2016 itu mampu menghapus anggapan tersebut dan ternyata dia mampu membawa pulang trofi juara tunggal putra All England 2020. Bahkan Axelsen yang sempat memenangkan Kejuaraan Junior Dunia pada 2010 mampu mengalahkan Chou dengan dua set langsung dengan skor 2-0 (21-13 dan 21-14).

Viktor Axelsen menangi turnamen All England untuk pertama kali

Ketika titel juara di turnamen All England 2020 disematkan pada dirinya, Axelsen belum percaya akan apa yang dia raih. Sebenarnya, jika berbicara tentang kemenangan pertama kali, Axelsen juga pernah mengalaminya. Tepatnya pada tahun 2016 dan 2018 Axelsen dinobatkan sebagai juara tunggal putra Eropa pada tahun 2016 dan 2018. Axelsen pernah mengalahkan pebulutangkis asal Korea Selatan di final untuk kemudian dia dikenal sebagai atlit bulutangkis Eropa pertama yang memegang gelar juara.

Kemenangan yang terasa mimpi baginya tersebut merupakan prestasi yang luar biasa bagi Axelsen. Tidak hanya pebulutangkis Denmark pertama, melainkan pebulutangkis Eropa pertama di tunggal putra yang meraih gelar juara All England. Maka tidak heran, bahwa dia masih belum bisa mempercayai kenyataan tersebut, hingga saat ini. Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi Axelsen, dia memenangkan turnamen yang sangat bergengsi dalam edisi ke-110.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here