Gaji Fantastis Atlit Esport China

FFSPORTZ.COMGaji Gamers – Selain Indonesia dan negara – negara di Asia Tenggara, Tiongkok juga terkenal dengan negara dengan perkembangan esports yang sangat pesat. Bahkan sejumlah pihak ada yang mengatakan kalau Tiongkok diakui sebagai salah satu wilayah kompetitif terkuat di esports dunia. Sementara itu dengan melihat banyaknya gelaran esports diseluruh dunia, dengan menawarkan hadiah yang bisa dibilang tidak sedikit membuat banyak orang bertanya – bertanya berapa gaji seorang pemain esport itu. Untuk di Tiongkok sendiri berapa gaji atlit Esport? Penasaran bukan?

Gaji fantastis atlit Esport di negeri tirai bambu

Baru – baru ini, ada Lowongan untuk menjadi Roster League of Legends yang dilakukan oleh salah satu Organisasi Esports Tiongkok, JD Gaming. Para Roster akan bermain di Tencent League of Legends Pro League (LPL). Dalam lowongan tersebut, JD Gaming membeberkan berapa gaji yang ditawarkan beserta syarat – syarat yang dibutuhkan oleh calon pemain agar masuk menjadi anggota.  Pihak JD Gaming memasang iklan yang dipasan di situs Weibo menawarkan gaji tahunan antara 500 ribu – 10 juta Yuan atau sekitar Rp. 100 juta hingga Rp 1 milyar. Sementara untuk tim akademi Joy dream (JDM), kisaran gajinya adalah antara 250 ribu hingga 1 ribu Yuan atau sekitar Rp 500 juta – Rp 200 juta per tahun.

Denga nominal gaji diatas, merupakan angka yang cukup besar apalagi untuk atlit yang sudah senior. Tepatnya ada ketimpangan yang cukup besar antara gaji pemain baru dengan atlit senior. Ada jarak yang sangat jauh antara batas bawah dan batas atas gaji yang ditawarkan. Hal yang serupa juga terjadi di negara lain sebut saja Korea Selatan, menurut laporan invent Global, gaji Esport Korea Selatan berkisar antara 20 juta – 500 juta Won atau sekitar Rp 250 juta sampai Rp 6 milyar per tahun. Namun ketimpangan yang terjadi di tiongkok punya jarak yang jauh lebih lebar.

JD Gaming adakan rekrutmen tim untuk Youth team

Selain itu, JD Gaming juga membuka rekrutmen untuk Youth Team dengan kisaran usia 15 – 20 tahun dengan tawaran gaji yang lebih kecil yaitu 80 ribu – 200 ribu yuan. Meskipun begitu, atlit Youth Team bisa saja diangkat langsung ke tim Joy Dream hanya dalam waktu satu bulan setelah bergabung jika mereka bisa menampilkan performa yang bagus.  Kemudian untuk naik dari tim joy Dream ke JD Gaming utama, mereka harus bermain lebih dulu di League of Legends development League (LDL) setidaknya satu musim.

Ada yang menarik dari salah satu syarat  perekrutan JD Gaming adalag adanya dukungan dari pihak keluarga. Untuk saat ini, atlit Esports masih dipandang sebelah mata. Harapannya seiring dengan semakin dikenalnya Esports dan munculnya berbagai kisah sukses dari industry Esports, para orang tua khususnya untuk memberi dukungan yang berarti kepada sang anak. Para orang tua diharapkan juga memberi kesempatan dan membuka diri bahwa atlit Esports bisa dijadikan profesi. Sebagai contoh di tanah air saja, Presiden Jokowi sudah memberikan dukungan secara terbuka terhadap industry Esport di tanah air, hal ini dapat dilihat denga digelarnya kompetisi Piala Presiden Esports yang sudah diadakan sebanyak dua kali. Tidak tanggung – tanggung bahkan levelnya sudah Internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here