Menengok Kegiatan Para Atlet Voli Indonesia Di Tengah Pandemi Corona

FFSPORTZ.COMAtlet Voli Indonesia – Gelaran olahraga dunia ditunda, mulai dari tingkat bawah hingga atas, mulai domestik hingga internasional, dari yang tunggal atau yang kelompok terpaksa harus ditangguhkan dan bahkan ada yang dihentikan di tengah jalan. Begitu juga dengan nasib gelaran olahraga di Tanah Air. Meski sudah dihentikan atau ditunda, menurut pernyataan menteri pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali menuturkan kalau atlet Indonesia harus tetap berlatih meski dengan porsi yang berbeda dengan biasanya serta mendapat pengawasan dari pelatih masing – masing. Kali ini akan kami berikan sedikit informasi dari para atlet cabang voli dalam menjalani masa libur turnamen imbas dari pandemi covid-19.

Skuat Petrokimia Puslatada KONI Jatim latihan dirumah

Dalam menjalani latihan dirumah, ternyata membuat para atlet olahraga beregu atau kelompok cukup kesulitan. Hal ini dialami oleh klub putri proliga Petrokimia Puslatda KONI Jatim. Sudah sekitar 1,5 bulan, sejak Proliga 2020 dihentikan para atlet pevoli sudah dipulangkan. Para atlet harus menjalani latihan mandiri di rumah masing – masing. Para pelatih memberikan program dan memantau latihan tersebut lewat sambungan video.  Hal ini dilakukan sesuai dengan himbauan dari Menpora. Salah satu pelatih dari Klub Petrokimia Puslatda KONI, Wenny Evitasari mengatakan bahwa materi latihan yang diberikan sama dengan yang diberikan pada saat latihan di Petrokimia.

Wenny juga menambahkan kalau latihan dirumah punya banyak kendala tersendiri bagi atlet.  Alasannya karena peralatan yang dimiliki setiap atlet tidak sama. Berbeda dengan latihan di mes atau milik klub. Selain itu voli adalah olahraga yang dilakukan secara tim, Mediol Stiovanny dan rekan – rekan tidak bisa mengasah kemampuan secara bersama – sama dan membangun kekompakan. Maka dari itu, dalam latihan di tengah wabah corona ini hanya ditujukan untuk menjaga kondisi. Tujuannya adalah agar fisik para atlet voli tidak terlalu turun. Tentu dengan kondisi seperti itu, maka untuk jalani kompetisi berikutnya nampaknya masih sulit misalnya PON XX Papua. Dalam ajang Proliga 2020 kemarin, klub Petrokimia Puslatda KONI belum meraih hasil yang memuaskan, mereka berada di posisi dasar klasemen. Sejatinya memang mereka memanfaatkan Proliga sebagai cara untuk mencari pengalaman, karena para atlet didominasi atlet muda yang minim pengalaman.

Pevoli Berllian Marsheilla lakukan  banyak di rumah demi usir rasa bosan

Setelah ajang proliga 2020 dihentikan membuat para atlet volinya kecewa, tak terkecuali Berllian Marsheilla. Pevoli yang membela klub Bandung Bank bjb Tandamata itu jalani banyak hal ketika kompetisi diliburkan. Dia merasa tidak bosan saat pandemi corona, sebab pevoli yang akrab dipanggil Sheila itu menggali hal – hal yang sudah lama tidak pernah dilakukan misalnya memasak. Dengan jujur ia katakan, kalau memasak adalah hal yang dia sukai, meskipun dirinya belum mahir. Atlet voli yang lahir pada 22 Desember 1989 itu jadi punya waktu untuk memasak dalam jumlah banyak untuk keluarga dan pacar. Selain memasak, ternyata Sheila diketahui juga punya hobi memancing.

Selain menjalani hobi, Sheila juga lebih fokus dalam memantau bisnisnya. Pevoli yang berposisi sebagai Libero itu memiliki usaha warung kopi,  endorse produk dan usaha barunya yaitu kacang mede. Ia mengaku kalau bisnis barunya yaitu kacang mede disuplai oleh sang tante. Dan yang paling penting menurut alumni jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Dr Moestopo itu banyak melakukan kegiatan yang positif di saat seperti ini. Pada saat Ramadhan kali ini, dia mengaku kalau kadang di sore hari sering melakukan latihan voli ringan. Dengar – dengar menu favorit dari Sheila adalah es timun suri dan es blewah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here