Michael Jordan Berikan Suara Atas Kematian George Floyd

FFSPORTZ.COMMichael Jordan – Baru – baru ini  Amerika Serikat sedang dihebohkan dengan protes besar – besaran dari masyarakatnya. Dikabarkan bahwa protes tersebut diwarnai bentrok dengan petugas, pembakaran sampai penjarahan. Hal ini sebagai imbas dari  sosok warga kulit hitam yang bernama George Floyd dimana terbunuh akibat dari perbuatan seorang polisi Minneapolis yang menahannya.   Floyd ditangkap karena diduga melakukan transaksi memakai uang palsu senilai US $ 20 pada Senin, 25 Mei 2020 lalu. Pada saat penangkapan pria 46 tahun itulah, terekam seorang polisi yaitu  Derek Chauvin menekan leher hingga akhirnya membuat Floyd tewas. Salah satu legenda basket NBA, Michael Jordan angkat bicara atas kematian Floyd tersebut. Bagaimana pernyataan dari mantan pemain top NBA tersebut? Berikut informasinya.

Michael Jordan dukung masyarakat Amerika lawan rasialisme

Memang saat ini negeri Paman Sam, Amerika Serikat sedang bergejolak karena penangkapan salah satu warga kulit hitam hingga berujung dengan kematian. Michael Jordan secara tegas mendukung masyarakat yang melawan rasialisme. Dengan keadaan tangan yang terborgol, seorang polisi menginjak lehernya Floyd. George Floyd sempat berteriak sulit bernafas, merintih kesakitan dan berulang kali memanggil nama ibunya. Akhirnya, perbuatan sang polisi itu membuat nyawa Floyd melayang. Aksi brutal sang polisi itu terekam video dimana menjadi viral dan memicu kemarahan dari banyak warga Amerika Serikat.

Dengan adanya media, akhirnya perbuatan sang polisi secara cepat diketahui oleh publik Amerika Serikat berujung demo besar ke jalan yang tak terhindarkan. Jumlah warga Amerika yang melakukan demo demi membela keadilan semakin besar buntutnya terjadi penjarahan toko di mana – mana. Warga meminta pemerintah Amerika Serikat untuk segera menghentikan rasialisme. Menurut laporan CNN International, ada tiga negara bagian yang sudah menyatakan status darurat serta 40 kota dikabarkan menerapkan jam malam. Pemerintah Amerika Serikat mengerahkan tentara cadangan dan bahkan Garda Nasional. Diketahui ada 5 ribu pasukan aktif berjaga di 15 negara bagian termasuk di Washington DC, dan 2 ribu lainnya bersiaga.

Michael Jordan menyoroti kekacauan di Amerika Serikat

Dengan adanya kekacauan ini, membuat pebasket Michael Jordan menyoroti hal tersebut. Dia secara tegas menegaskan bahwa sudah seharusnya tidak ada rasialisme di Amerika Serikat.  Jordan benar – benar merasa sangat sedih, sakit dan marah atas apa yang terjadi. Dia juga tegas mendukung bagi mereka yang melawan rasialisme dan kekerasan pada golongan minoritas di Amerika. Pemilik klub Charlotte Hornets itu menyerukan agar terus melakukan protes secara damai melawan ketidakadilan ini.

Jordan ingin agar suara warga harus memberi tekanan kepada pemimpin atau pemangku kepentingan untuk mengubah hukum yang ada. Jordan juga menambahkan kalau jika diperlukan dilakukan voting untuk menciptakan sebuah perubahan secara sistematis. Dalam pernyataannya juga, dia ingin agar setiap orang harus menjadi bagian dari solusi ini. Semua harus bekerja sama untuk memastikan keadilan bisa hadir untuk semua. Jordan mengatakan kalau hatinya bersama keluarga Floyd dan bagi mereka yang kehilangan nyawa akibat dari aksi keji rasialisme di dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here