Kai Sotto

FFSPORTZ.COMNBA G League – Dunia basket NBA sedang membincangkan para pebasket muda yang bermain di NBA G League. Pasalnya NBA G League semakin menunjukan daya tariknya karena miliki pemain yang cukup variatif dan dengan kemampuan yang sudah tidak diragukan lagi. Setelah dihebohkan dengan deretan pemain seperti Jalen Green, Isaiah Todd dan Daishen Nix, kini ada satu lagi talenta muda basket yang sedang merapat di NBA G League. NBA G League semakin menarik lagi sebab kedatangan talenta baru dengan status pemain internasional atau dari luar Amerika Serikat. Pebasket tersebut adalah Kai Sotto. Dia talenta basket dari negara tetangga kita yaitu Filipina. Merapatnya Kai ke NBA G League digadang – gadang sebagai talenta muda pertama secara internasional.

Kai Sotto memilih G League ketimbang tawaran NCAA dan Klub Eropa

Menurut laporan dari The Athletic, Kai yang baru saja berusai 18 tahun itu menolak beberapa tawaran dari kampus – kampus divisi 1 NCAA dan tawaran bermain di Eropa. Kai lebih memilih tim G League baru yang bermarkas di Southern California. Tim ini ke depan akan berdiri sendiri, tidak berafiliasi dengan tim NBA. Diketahui bahwa Kai yang lahir pada 11 Mei 2002 itu adalah pemain basket yang tumbuh dan besar di Filipina. Meskipun usianya masih dilang cukup muda, akan tetapi dirinya kerap dipanggil Timnas basket Filipina untuk bermain di ajang kejuaraan basket Internasional dalam kelompok umur.

Putra dari pemain basket senior Ervin Sotto tersebut telah mampu memenangkan turnamen di University Athletic of The Philippines (UAAP) di divisi junior dengan klub  Ateneo de Manila High School di Quezon City. Kemudian di gelaran SEABA U-16 pada 2017 lalu, Kai juga berhasil mempersembahkan medali emas. Di tahun 2018, pebasket dengan tinggi 2, 18 m itu membantu Filipina berhasil mencapai finish diurutan keempat Piala Asia U-16. Pada tahun yang sama pula, dia masuk dalam skuat Piala dunia U-17 Filipina di Argentina dan membantu Gilas menempati peringkat ke-3.

Awal kemunculan Kai di Amerika Serikat sudah curi perhatian

Pada November 2019 lalu, Kai memutuskan untuk belajar ke Amerika Serikat. Dia memilih sekolah persiapan untuk jenjang perkuliahan bernama The Skill Factory. Selama belajar di sana, Kai berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan secara konsisten mengembangkan permainannya. Kai ikut serta dalam Basketball Without Borders Global Camp. Turnamen tersebut adalah gelaran All Star pada tahun 2020 lalu. Dalam laga tersebut dia mulai menjadi perbincangan kembali dan menarik perhatian.

Seperti pada talenta muda basket lainya, Kai juga bermimpi untuk bermain di NBA. Jika itu memang bisa terjadi, maka dia akan menjadi orang yang lahir dan tumbuh di Filipina pertama yang berhasil tampil di NBA. Dia mengatakan kalau selama ini belum pernah ada orang yang berdarah asli Filipina  yang tampil di NBA. Dia ingin menjadi yang pertama dan dia berusaha untuk menunjukan ke semua orang kalau orang Filipina mampu melakukan hal tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here