Tenis Indonesia
indoagen

FFSPORTZ.COMBerita Tenis – Kembali ke dalam informasi seputar tenis dalam negeri. Pelatnas tenis akan kembali dimulai pada pekan depan dimana akan digelar di Istora Gelora Bung karno, Jakarta. Hal ini diputuskan karena menyusul adanya pelonggaran PSBB di Ibu kota. Sebelumnya, Pelatnas tenis harus terhenti akibat pandemi Covid-19 serta perpanjangan PSBB di DKI Jakarta sehingga yang biasanya latihan dilaksanakan di GBK akhirnya harus latihan mandiri di rumah masing – masing. Namun belakangan ini, menurut ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti), Rildo Anwar mengatakan bahwa beberapa atlet tenis putri sudah berlatih kembali bersama di lapangan tenis yang berada di perumahan di pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

Tanah Air adopsi protokol kesehatan berbagai asosiasi tenis dunia

Pengurus Pusat PP Pelti telah menerbitkan protokol kesehatan yang akan menjadi panduan bagi para atlet untuk kembali berlatih saat era normal atau New Normal baru dimulai. Menurut Rildo Anwar mengatakan bahwa pedoman atau protokol tersebut merupakan hasil adopsi dari berbagai asosiasi tenis dunia yaitu Asosiasi Tenis Profesional (ATP), Federasi tenis internasional (ITF) dan juga Asosiasi Tenis Putri (WTA). Pihak  Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) sudah membuat aturan bagaimana bermain tenis dengan aman.

Pedoman tersebut akan mengatur tentang penerapan protokol kesehatan pada umumnya, semisal tentang jaga jarak, hindari kontak fisik, serta rutin mencuci tangan selama dan setelah bermain. Kemudian, para atlet juga diminta untuk selalu menggunakan bola dan grip baru. Tak sampai disitu saja, petenis juga diharuskan menyiapkan empat hingga enam bola yang ditandai agar tidak tercampur dengan bola lawan dan juga tidak dianjurkan untuk menyentuh bola lawan dengan tangan langsung. Adapun untuk group coaching dilakukan maksimal empat pemain dan satu pelatih untuk di lapangan biasa sementara dua pemain dan satu pelatih untuk mini court.

Pertandingan tenis masih menunggu izin dari pemerintah

Meskipun  PP Pelti sudah mengeluarkan pedoman latihan, Rildo menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih harus menunggu lampu hijau dari pemerintah untuk bisa menggelar pertandingan tenis. Sementara itu dari pihak dari pemerintah yakni Kemenpora hingga saat ini masih terus mendiskusikan tentang protokol kesehatan umum untuk memulai kembali kegiatan olahraga nasional. Selain Kemenpora, pihak Komite Olimpiade Indonesia (KOI) juga saat ini masih menunggu panduan dari tiap – tiap induk cabang olahraga yang nantinya akan dihimpun sebelum dijadikan rekomendasi bagi pemerintah.

Protokol yang sudah jadi tersebut nantinya akan digunakan untuk panduan baik dalam memulai kegiatan Pelatnas, mengikuti kejuaraan maupun saat menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen tenis. Tambahan dari Rildo, bagi olahraga tenis akan sangat sulit apabila harus dilakukan sendiri tanpa lawan tanding. Maka dari itu, dia merasa keputusan untuk menggelar Pelatnas pada pekan depan sudah sangat tepat. Apalagi, PP Pelti juga mempunyai target besar demi bisa meloloskan petenis di sektor ganda pada Olimpiade Tokyo tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here