Mari Kenal Lebih Dekat Dengan Turnamen Voli Bergengsi Di Indonesia Proliga

FFSPORTZ.COM – Sebagaimana kita tahu bahwa turnamen voli proliga 2020 sudah usai namun tidak ada yang meraih gelar juara. Apa penyebabnya? Sudah jelas adalah mewabahnya virus corona yang melanda negeri ini. Namun jauh sebelum itu, tahukah awal mula dari gelaran voli Proliga ini? Proliga merupakan kompetisi bola voli professional tahunan yang di gelar di Indonesia. Menurut catatan Turnamen Proliga pertama kali digelar pada tahun 2002 silam, tepatnya pada tanggal 1 Februari hingga 7 April 2002. Pada waktu pertama kali digelar, Proliga di laksanakan di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Gresik dan Yogyakarta.  Dengan partai puncak atau final di gelar di Jakarta yaitu di Istora Gelora Bung Karno tepatnya di Kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung karno.

Klub Jakarta BNI 46 adalah tim tersukses raih juara Proliga

Menurut sejarah, turnamen Proliga ini muncul dari hasil terobosan Ibu Rita Subowo dimana waktu itu Dia menjabat sebagai ketua Umum PP PBVSI. Selain sebagai mantan ketum PP PBVSI, tercatat juga pada 2013 lalu Rita Subowo  juga sempat menjabat sebagai Ketua KONI Pusat. Rita melihat adanya kemunduran bola voli baik dari segi pembinaan, kompetisi, maupun prestasi maka dari itu perlu adanya kompetisi yang lebih professional. Melalui turnamen proliga ini, Rita berharap popularitas bola voli yang semakin menurun di masyarakat menjadi bergairah kembali.

Seiring dengan dampak positif dengan adanya turnamen Proliga menjadi turnamen bola voli professional sehingga masuklah ke dalam kalender olahraga nasional sejak 2002 lalu. Sejak kemunculan event Proliga di tanah air, tercatat klub Jakarta BNI 46 adalah tim yang paling sukses. Jakarta BNI 46 telah menjuarai sebanyak lima kali, yaitu pada gelaran Proliga pada tahun 2003, 2005 2006, 2010 dan 2012. Jika seandainya pada gelaran Proliga 2020 ini tidak dihentikan, maka ada harapan bagi Jakarta BNI 46 untuk bisa membawa gelar juara lagi. Pasalnya saat Proliga 2020 pada putaran kedua Jakarta BNI 46 putra berhasil keluar sebagai juara.

Gelaran Proliga 2020 terhenti ditengah jalan

Ancaman virus corona yang kian mewabah pada awal tahun 2020 membuat berbagai aktivitas manusia menjadi tersendat dan bahkan terhenti. Begitu pula dengan gelaran olahraga nasional di cabang voli. Pada tahun 2020 ini, gelaran Proliga tidak sampai selesai atau tidak usai secara 100 % sebab pandemik Virus corona. Gelaran Proliga 2020 telah berhenti ditengah jalan, tepatnya hanya pada putaran kedua saja. Pada putaran pertama titel juara diraih oleh Jakarta Pertamina Energi baik putra maupun putri. Mereka menjadi klub proliga yang tangguh dalam musim ini. Sedangkan untuk Putaran kedua, titel juara putaran untuk sektor putra diraih oleh Jakarta BNI 46 putra dan untuk sektor putri diraih oleh Jakarta Pertamina Energi.

Gelaran Proliga 2020 terpaksa harus dihentikan karena demi kesehatan dan keselamatan semua pihakyang terlibat mulai pemain, staff dan ofisial dan paling penting yaitu penonton. Mari berdoa dan berharapa agar Semoga covid-19 atau virus corona tidak semakin meluas dan segera usai agar semua event olah raga segera bergulir kembali khususnya gelaran Proliga 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here