Marcus Kevin Gunakan Jeda Waktu Olimpiade Untuk Pelajari Ganda Jepang
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Ambisi tim merah putih untuk dapat gelar juara di ganda putra pupus di All England 2020 lalu. Ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada babak final All England 2020, harus kalah dengan unggulan kelima yaitu ganda Jepang  Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di Birmingham Arena pada 15 Maret 2020 kemarin. Sebagai ganda putra nomor wahid didunia, ganda Marcus/Kevin lebih diunggulkan, namun jika dilihat dari catatan pertandingan selam tujuh pertemuan mereka terakhir, ganda yang berjuluk The Minions tersebut hanya mampu bisa menang sebanyak dua kali atas ganda jepang Endo/Watanabe.

Marcus/Kevin cari kelemahan ganda Jepang Endo/Watanabe

Turnamen olahraga paling akbar di dunia Olimpiade 2020 yang akan digelar di Tokyo resmi ditunda ke tahun depan. Apalagi yang menjadi sebabnya kalau bukan virus covid-19 yang semakin menjalar kepenjuru dunia. Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan juga tuan rumah Jepang sudah menentukan tanggal baru yakni 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Dengan adanya kondisi tersebut, ganda putra Indonesia Marcus/Kevin punya waktu untuk mencari kelemahan Ganda Jepang Endo/Watanabe.  Hal itu didukung oleh pelatih Ganda putra PBSI, Herry Iman Perngadi mengatakan bahwa jeda satu tahun harus dimanfaatkan anak asuhnya untuk berlatih dan terus mengembangkan diri.

Untuk diketahui bahwa Marcus/Kevin telah dikalahkan oleh ganda Endo/Watanabe dalam enam pertemuan mereka terakhir. Hal ini menjadi pukulan yang berarti bagi Ganda top dunia tersebut dan juga perbulutangkisan Indonesia. Marcus/Kevin terkhir kalah pada All England 2020 kemarin dengan skor 18-21, 21-12, 19-21. Herry juga menambahkan kalau timnya mengakui kalu proses ini lebih penting untuk pembelajaran dan berpesan pada timnya agar tidak fokus pada satu lawan saja, masih banyak lawan lainnya yang perlu diwaspadai. Diketahui bahwa pada sektor ganda putra Indonesia telah memastikan dua tiket ke Olimpiade 2020. Selain Marcus/Kevin, pastinya ada The Dadies (Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan) yang kini menempati peringkat dua dunia.

Mengingat kembali pertemuan Marcus/Kevin dengan Endo/Watanabe

Jika mengingat kembali pertemuan marcus/Kevin dengan Endo/Watanabe, nampaknya ganda Jepang tersebut harus benar – benar diwaspadai. Kedua pasangan ganda ini bertemu kali pertama pada turnamen French Open 2018 lalu. Ketika itu, Marcus/Kevin menang dari ganda Jepang tersenbut. Lalu kemudian dengan turnamen Hongkong Open, tim ganda Jepang juga kalah dari The Minions. Akan tetapi Endo/Watanabe berhasil mempelajari kekalahan mereka dari Marcus/Kevin, pada Kejuaraan bulutangkis Asia 2019, Marcus/Kevin tampil menurun dan kalah dari Endo/Watanabe.

Setelah kemenangan Endo/Watanabe di Kejuaraan Asia ini ternyata membuat Marcus/Kevin was –was pada ganda Jepang tersebut. Kedua pasangan ini berjumpa kembali pada ajang Thailand Open 2019 dan benar, Marcus/Kevin harus pulang tanpa gelar juara. Dilanjutkan kembali dengan turnamen Hong Kong Open 2019, Endo/Watanabe kembali keluar sebagai juara dengan skor 16-21, 21-14 dan 22-20. Nasib buruk Marcus/Kevin muncul kembali, ketika mereka harus berjumpa kembali dengan ganda Endo/Watanbe pada turnamen BWF World Tour Finals 2019. Ganda Jepang semakin tak terkalahkan jika bertemu Marcus/Kevin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here