Manchester City Terbebas dari Hukuman Larangan Bermain Dua Musim UEFA
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMManchester City – Sebelumnya diinformasikan bahwa Manchester City telah terkena sanksi tidak boleh bermain oleh EUFA. Namun, baru – baru ini The Citizens telah diberitakan  bahwa mereka terbebas dari hukuman tersebut. Mantan pemain klub Manchester City, Micah Richards mengaku sangat senang ketika mendengar kabar menggembirakan dimana akhirnya  mantan klubnya itu terbebas dari hukuman larangan bermain di dua musim Liga Champions.  Menurutnya, hal itu akan menjadi sebuah kabar yang sangat baik untuk seluruh pemain dan sang pelatih, Josep Guardiola. Dan tentunya juga bagi seluruh fans The Citizens di seluruh dunia.

Micah Richards sebut terbebasnya Hukuman City merupakan kabar baik

Menurut Micah Richards, terbebasnya hukuman bagi City menjadi kabar baik karena Liga Champions merupakan magnet untuk pemain memutuskan bergabung atau bertahan di suatu klub dan juga pelatih. Dengan adanya hukuman larangan bermain di Liga Champions kemarin, Richards sempat takut banyak bintang Manchester City yang akan pergi. Ditambah lagi pada waktu itu Federasi Sepak bola Eropa (EUFA) memberikan sanksi larangan bermain di kompetisi bergengsi Eropa Itu selama dua musim berturut – turut. Dua musim tak bisa bermain di kompetisi seperti Liga Champions menurutnya, jelas akan menjadi alasan pemain  untuk pergi meninggalkan klub.

Sangat beruntung, kini banding Manchester City ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) sudah disetujui. Sehingga, sekarang skuad anak asuh Pep Guardiola tersebut akan tetap bisa berkompetisi di Liga Champions pada musim 2020-2021 mendatang. Dapat bermain di Liga Champions jelas akan menjadi alasan para pemain bintang tetap bertahan di Etihad Stadium pada musim depan. Maka dari itu mengapa Richards merasa benar – benar gembira setelah mendengar kabar tersebut.

Sejak awal Manchester City mengaku tidak bersalah

Hukuman yang dijatuhkan UEFA kepada Manchester City membuat segalanya menjadi sulit untuk merencanakan masa depan, tetapi akhirnya semua  sampai pada kesimpulan yang baik untuk semua orang. Manchester City memang pada awalnya dinyatakan bersalah karena telah melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) dan sebagai sanksinya mereka dilarang  tampil di Liga Champions untuk dua musim ke depan. Dalam laporan tersebut, Manchester City disebut – sebut telah melakukan  rekayasa laporan keuangan untuk menghindari regulasi FFP.

City yang merasa tidak melakukan kesalahan itu kemudian langsung mengajukan banding atas hukumannya tersebut ke CAS. Beberapa waktu lalu, banding Manchester City tersebut akhirnya disetujui oleh CAS.  Dan walhasil mereka batal dapat hukuman larangan tampil di Liga Champions untuk dua musim beruntun itu. Sebagai informasi tambahan saja, kontrak Guardiola sudah akan habis pada akhir musim depan. Sementara para pemain ingin selalu bermain sepak bola di Liga Champions. Dari sudut pandang pemain, masalah hukuman itu bisa membuat mereka bingung akan masa depan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here